Bahaya! Jangan Abaikan Dehidrasi

Ilustrasi | Foto: google

JoSS, SEMARANG – Puncak musim kemarau saat ini membuat suhu udara di hampir semua wilayah di Indonesia meningkat signifikan pada siang dan turun drastis pada malam hari. Kondisi ini dapat mengancam kesehatan tubuh manusia, pemicunya adalah dehidrasi atau kekurangan cairan.

Anggota Indonesian Hydration Working Group dr Dewi Friska MKK mengatakan, orang sering mengabaikan kekurangan cairan pada tubuhnya. Padahal, dehidrasi tak boleh diabaikan karena tubuh manusia mayoritas terdiri dari cairan.

“Dehidrasi ini bisa berdampak jangka panjang hingga meninggal dunia, bisa pula sebabkan batu ginjal,” ujar dr Friska.

Dengan bayang-bayang menyeramkan itu, dr Friska menyarankan untuk tidak membuat tubuh kurang cairan, terlebih lagi dalam waktu lama. Untuk itu, penting mengetahui tanda-tanda ketika tubuh sudah membutuhkan asupan cairan.

“Sering kali kita itu sakit kepala, jangan buru-buru minum obat, bisa jadi itu karena kekurangan cairan,” ujar dr Friska.

Ketika kepala terasa sakit, dr Friska menjelaskan, sering kali itu merupakan tanda tubuh kekurangan cairan. Sebaiknya, coba minum terlebih dahulu untuk memastikan apakah itu benar-benar sakit kepala atau hanya sekadar reaksi tubuh ketika membutuhkan asupan air.

Baca juga: Panas Dalam Pertanda Tiga Gangguan Kesehatan

Mulut dan lidah juga dapat memberi petunjuk kurangnya cairan tubuh. Ketika dua bagian itu merasa kering maka sudah saatnya untuk mengambil segelas air.

“Gagal fokus dan merasa lelah meski sudah beristirahat pun bisa menjadi tanda-tanda dari dehidrasi,” kata staf di Ilmu Kedokteran Komunitas Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia ini.

Tanda dehidrasi yang paling umum dan sudah diketahui banyak orang ialah dengan melihat warna air seni. Ketika warnanya semakin pekat maka dehidrasi pun semakin parah, sedangkan ketika warna air seni semakin bening maka kecukupan air pun telah tercukupi.

Seperti diketahui, air merupakan zat yang sangat penting bagi tubuh. Sekitar 60 persen tubuh manusia terdiri dari air.

Fungsi air bagi tubuh manusias juga banyak mulai dari pengantar oksigen ke seluruh tubuh, pengatur suhu tubuh, membantu pencernaan, membuang racun keluar dari tubuh dan lainnya.

Agar tetap sehat, penting untuk mengonsumsi air setidaknya dua liter setiap hari. Di sisi lain, penting juga minum air pada waktu yang tepat untuk mendapatkan manfaat maksimal. Inilah enam waktu tepat untuk minum agar tetap sehat dan bugar, dilansir Times of India, belum lama ini.

Saat bangun di pagi hari, sebelum makan, saat lapar, sebelum dan sesudah olahraga, saat sakit dan saat kelelahan. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*