
JoSS, SOLO – Jembatan penyeberangan orang berkonsep ramah lingkungan (Eco-JPO) Solo di Jl. Kolonel Sutarto depan RSUD dr. Moewardi, Jebres, Solo, bakal diresmikan Jumat (10/5). JPO itu nantinya dilengkapi 117 lampu untuk menunjang estetika.
Kabid Program dan Evaluasi Pusat Penelitian dan Pengembangan Jalan dan Jembatan (Pusjatan) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Joko Purnomo, mengatakan pekerjaan Eco-JPO Solo sudah pada tahap finishing. Tahap terakhir hanya terkendala listrik yang belum tersambung di Eco-JPO.
“Target selesainya tinggal menunggu pemasangan keramik untuk bangunannya. Paling dua sampai tiga hari sudah selesai. Kami menjadwalkan Eco-JPO Solo diresmikan pada 10 Mei nanti. Belum launching yang besar, masih soft launching karena ada kendala listrik yang masih belum terpasang,” katanya saat dihubungi Solopos.com, belum lama ini.
Dijadwalkan soft launching dihadiri beberapa orang penting di Pusjatan Kementerian PUPR Bandung. Salah satu yang dijadwalkan hadir di peresmian Eco-JPO Solo adalah Kapuslitbang Pusjatan.
“Dari Pusjatan yang hadir masih tentatif, tapi minimal kemungkinan Kapuslitbang akan ikut hadir meresmikan,” imbuh dia.
Baca juga: Puluhan Pendopo Kelurahan di Solo Bisa Dipakai Hajatan Gratis
Pusjatan saat ini juga tengah menunggu hasil uji beban oleh tim teknis. Meskipun begitu, Joko mengatakan uji beban sudah mencakup pengujian sektor yang krusial.
“Sebenarnya kami ingin melakukan bermacam pengujian seperti beban air dan lain-lain. Tapi karena beberapa keramik belum terpasang, kami belum bisa melakukannya. Tapi yang terpenting di sektor krusial kami sudah melakukan pengujian beban,” tuturnya.
Terpisah, Peneliti Bidang Jembatan Pusjatan Bandung, Anton Survianto, mengatakan masih mengolah data hasil pengujian beban JPO. Meskipun demikian, dia melihat saat proses pengujian, konstruksi Eco-JPO Solo sudah siap untuk dioperasikan.
“Masih pengolahan data. Tapi berdasarkan perkiraan kami, konstruksinya aman-aman saja. Kaku jembatannya. Maksudnya kaku adalah jembatan sesuai dengan desain perencanaan,” terangnya. (Wiek/lna)

Leave a Reply