Pertama Kalinya Jazz Festival Dengan Venue Puro Mangkunegaran Solo

Jazz Festival 2019
Mangkunegaran Jazz Festival 2019 | Foto: google

JoSS, SOLO – Puro Mangkunegaran Solo akan menggelar Mangkunegaran Jazz Festival 2019. Hal ini untuk pertamakalinya salah satu Kerajaan di Jawa itu mengijinkan akulturasi budaya musik modern masuk ke wilayah keraton.

Ini akan menjadi tontonan yang menarik karena musik jazz yang identic dengan budaya barat dijasikan dengan latar belakang Puro Mangkunegaran. Tak tanggung-tanggung Festival musik jazz yang merupakan sebuah pagelaran festival musik jazz yang mengkolaborasikan antara budaya modern dan tradisional diselenggarakan selama dua hari berturut-turut pada Jumat dan Sabtu (29-30/3).

Mangkunegaran Jazz Festival dengan mengusung tema “Serat Waragasa” (Jiwa, Raga, dan Rasa) ini akan diselenggarakan di Lapangan Kavallerie-Artillerie Pamedan, Puro Mangkunegaran, Solo.

Koordinator acara Jazz Festival 2019 Heri Mataya mengatakan event Mangkunegaran Jazz Festival bekerja sama dengan komunitas musik jazz lokal di Solo. Acara ini juga akan menghadirkan artis-artis nasional diantaranya D’Masiv, Eva Celia, Jordy Waelauruw, Tommy Pratomo, dan juga Arditho Pramono.

Selain itu, tidak ketinggalan bintang tamu asal Inggris, Lianne La Havas, artis muda yang sudah menghasilkan 2 album yaitu ‘Is Your Love Big Enough?’ dan ‘Blood’ dengan hits single ‘Unstoppable’. “Untuk melihat acara ini tidak dipungut biaya alias gratis,” katanya.

Baca juga: Senja di Taman Bendung Tirtonadi Solo Serasa di Eropa

Pihak penyelenggara memperkirakan Mangkunegaran Jazz Festival 2019 akan dihadiri antara 10.000 orang-15.000 orang pengunjung. “Hal ini mengacu pada keberhasilan Road to Mangkunegaran Jazz Festival pada 24-25 November 2018 lalu,” kata Heru Mataya.

Di acara tersebut juga akan tersedia 70 kuliner lokal dan pertunjukkan kebudayaan. Untuk pertunjukkan kebudayaan sendiri akan ditampilkan tarian dari Sanggar Tari Kinarya Soeryo Sumirat. Beragam kain dari berbagai daerah di Indonesia juga turut hadir dalam Festival Kain Nusantara.

Selain itu, juga akan diadakan beragam workshop untuk menambah wawasan dan pengetahuan masyarakat yang datang. Masyarakat bisa datang ke acara ini secara gratis.

“Kami ingin meningkatkan pariwisata di Mangkunegaran dan Kota Solo. Terutama untuk masyarakat milenial karena semakin kesini mereka semakin kurang mengenal Mangkunegaran. Dengan adanya acara ini dapat meningkatkan pariwisata di Kota Solo agar lebih dikenal luas.” papar Bhre Cakrahutomo Wira Sudjiwo selaku Founder Mangkunegaran Jazz Festival.

Informasi yang diperoleh, venue acara mendatang, yakni Gedung Kavallerie-Artillerie, yang terletak di Lapangan Pamedan Puro Mangkunegaran, dibangun 1874 pada masa pemerintahan KGPAA Mangkunagoro IV. Gedung bersejarah ini dahulu digunakan sebagai barak Legiun Mangkunegaran. (wiek/lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*