
JoSS, SEMARANG – Jateng selama ini dikenal basis merah dalam kontestasi politik. Di Pemilu 2019 ini, pasangan Prabowo Subianto – Sandiaga Uno berupaya memecah mitos Jateng sebagai Kandang Banteng.
Ketua Tim Pemenangan Prabowo – Sandi Jateng, Abdul Wachid menyatakan hasil koordinasi dengan Badan Pemenangan Nasional (BPN) menyepakati akan fokus merebut suara di Jateng. “Survei elektabilitas kami menunjukkan jarak Prabowo – Sandi tidak terpaut jauh dari pesaing. Tidak sampai enam persen. Agar menang kami harus merebut daerah yang kalah,” terangnya, Selasa (11/12).
Sejumlah provinsi telah dipetakan. Selain Jateng, Papua, NTT, Bali dan Jatim adalah sasaran yang akan digarap intens. “Terberat memang Jateng. Untuk wilayah lain, Sulawesi Selatan dan Sumatera Utara kami perkirakan bisa kami rebut,” yakin Wachid.
Khusus Jateng sejumlah strategi telah disiapkan. Ketua Tim BPN Prabowo – Sandi, Djoko Santoso akan pindah kantor dari Jakarta ke Solo. “Akan pindah kantor awal 2019,” kata politisi yang juga Ketua Gerindra Jateng ini. Dipilihnya Solo lantaran Djoko Santoso kelahiran Solo dan akan memudahkan penggalangan kekuatan di wilayah sekitar.
“Akan ada empat posko kemenangan yang akan dipimpin beliau,” sambung dia.
Cawapres Sandiaga Uno juga akan melakukan langkah serupa, memindahan markas pemenangannya di Jakarta ke Magelang. Posko pemenangan di Jakarta dinilainya jauh untuk menjangkau wilayah di Jateng. Dengan langkah pendaerahan tersebut maka akan mendekatkan emosional konstituen.
“Awal tahun hingga tiga bulan kedepan akan konsentrasi di Jateng. Karena di Jakarta, Banten, dan Jabar suara kami sudah cukup kuat. Akan turun semua, termasuk Pak Prabowo ke Jawa Timur,” beber Wachid.
Baca juga: Tunjangan Kerja Polri 70% Sudah Diteken, Bulan Ini Cair
Belum cukup menggembur kekuatan Banteng di Jateng, BPN Prabowo – Sandi juga akan menerjunkan Rachmawati Soekarnoputri. Putri Proklamator RI ini diharapkan menjadi magnet para loyalis Soekarno dan mampu menggoyang suara merah.
“Bu Rachmawati adalah trah Soekarno, Jateng itu basisnya merah, beliau yang akan mengarahkan para pecinta Soekarno untuk memilih Prabowo – Sandi,” katanya.
Dengan sejumlah strategi tersebut, BPN Prabowo – Sandi berharap akan mendongkrak perolehan suara di sejumlah daerah seperti Banyumas, Purbalingga, Cilacap, Kebumen, hingga Solo Raya (Sukoharjo, Sragen, Wonogiri, Karanganyar, Boyolali).
“Daerah itu cukup besar dan padat, survey internal kami masih cukup kalah meski tipis. Masih rawan, jadi harus kita gempur dan lebih pendekatan di sana,” tegas dia.
Ditambahkan, wilayah pantai utara (pantura) Jateng, di-back up dua putra Kyai Maimoen Zubaer, Gus Wafi dan Gus Najih. Keduanya punya andil cukup besar memecah suara merah di Pilgub Jateng lalu. “Wilayah pantura adalah basis hijau akan dibantu Gus Wafi dan Gus Najih sehingga cukup efisien menekan dominasi merah. Bang Sandi juga akan bantu di sana,” tukas Wachid. (Joy/lna)

Leave a Reply