Blora Krisis Air Bersih: 160 Desa Terdampak Kekeringan, BPBD Droping 16 Tangki Per Hari

BPBD Blora rutin salurkan 16 tangki air bersih setiap hari untuk 160 desa terdampak kekeringan.

BLORA, JOSS.CO.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blora masih rutin menyalurkan bantuan air bersih ke desa-desa yang mengalami kekeringan. Hingga 20 Oktober 2026, sebanyak 1.176 tangki air bersih telah didistribusikan dengan total volume mencapai 5.929.000 liter.

Kepala Bidang Kedaruratan, Logistik, Rehabilitasi, dan Rekonstruksi BPBD Blora Suparji mengatakan, penyaluran bantuan masih dilakukan setiap hari dengan rata-rata 16 tangki air bersih.

“Setiap hari rutin 16 tangki droping air. Sampai saat ini masih melakukan droping ke desa-desa yang mengajukan permintaan. BPBD sampai akhir November masih bisa melakukan droping air ke desa-desa,” ujarnya.

Menurut dia, hujan yang mulai turun belum berdampak signifikan terhadap pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat. Sejumlah desa masih mengajukan permintaan bantuan. Bahkan, desa yang tahun lalu tidak berpotensi mengalami kekeringan, kini turut mengajukan bantuan air bersih.

Hingga 20 Oktober, BPBD masih mengumpulkan data dari kecamatan terkait desa-desa yang membutuhkan bantuan. Pendataan tersebut mencakup pengajuan baru maupun permintaan yang telah disampaikan sebelumnya.

BPBD Blora rutin salurkan 16 tangki air bersih setiap hari untuk 160 desa terdampak kekeringan.
Bendungan Tempuran Kecamatan Blora yang saat ini mengering

Berdasarkan data sementara, terdapat 160 desa yang mengajukan bantuan air bersih. Jumlah tersebut mencakup sekitar 46.245 kepala keluarga (KK) atau 239.968 jiwa.

Suparji menegaskan, penyaluran bantuan akan terus dilakukan sesuai permintaan dan kebutuhan masyarakat. BPBD Blora masih menyiapkan layanan droping air bersih hingga akhir November untuk membantu warga yang kesulitan mendapatkan air bersih.

Baca Juga: Kekeringan Blora, Ratusan Hektar Sawah Terancam

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*