JOSS.CO.ID, Purwokerto – Sejumlah warga Purwokerto, Kabupaten Banyumas, menyayangkan aksi unjuk rasa yang berlangsung ricuh di depan Pendopo Si Panji, Sabtu (30/8/2025). Demo yang awalnya diikuti elemen masyarakat justru berubah menjadi kericuhan akibat ulah sekelompok massa yang bertindak anarkis.
Seorang pedagang kaki lima, Yuni, mengaku biasanya senang bila ada aksi demo di sekitar alun-alun karena dagangannya laris. Namun kali ini ia kecewa lantaran banyak anak muda yang membuat kerusuhan.
“Aku senang kalau ada demo karena daganganku laku. Tapi tadi banyak anak kecil ikut rusuh, jadinya enggak damai,” ungkapnya.
Yuni menambahkan, akibat kericuhan tersebut, aspirasi mahasiswa yang seharusnya bisa tersampaikan secara damai akhirnya tertutup oleh aksi anarkis. Ia menilai kondisi ini berbeda dengan unjuk rasa sebelumnya yang relatif aman.
“Kali ini kok malah begini? Itu yang disayangkan,” katanya.
Hal senada diungkapkan Rahmat, warga lain yang datang untuk menyaksikan aksi. Ia kecewa karena demonstrasi kali ini jauh dari kata damai.
“Ini beda banget, terlalu anarkis. Demo kan seharusnya untuk menyampaikan aspirasi, bukan merusak,” ujarnya.
Warga menegaskan aksi unjuk rasa tetap penting sebagai wadah suara masyarakat, tetapi harus dilakukan dengan tertib. Mereka berharap aksi di masa mendatang berlangsung damai tanpa menimbulkan kerusakan fasilitas umum.

Leave a Reply