
JOSS.CO.ID, Jakarta – Wakil Menteri Sosial, Agus Jabo Priyono, menegaskan Presiden Prabowo Subianto berkomitmen memutus rantai kemiskinan melalui pembangunan Sekolah Rakyat yang menyediakan pendidikan gratis dan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
“Pak Presiden ingin semua anak Indonesia bersekolah, baik dari keluarga kaya maupun miskin. Sekarang dibangun Sekolah Rakyat, termasuk di Provinsi Banten,” kata Agus di Jakarta, Rabu (13/8).
Pernyataan itu disampaikan di hadapan 8.500 mahasiswa baru Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) dalam kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) tahun akademik 2025/2026 di Auditorium Untirta, Serang, Selasa (12/8).
Agus menjelaskan, Sekolah Rakyat menjadi miniatur pengentasan kemiskinan terpadu. Siswa mendapatkan layanan kesehatan gratis, makanan bergizi, pemberdayaan ekonomi bagi orang tua, hingga renovasi rumah tidak layak huni. Koperasi Desa Merah Putih yang dikelola di Sekolah Rakyat juga menjadi bukti keseriusan pemerintah membangun rakyat yang kuat dan sejahtera.
“Kami sedang bergerak. Pak Presiden memimpin perubahan besar untuk membangun Indonesia yang berdaulat politik, mandiri ekonomi, dan berkepribadian budaya,” tegas Agus.
Ia juga memotivasi mahasiswa agar rajin belajar, memperkaya literasi, dan memahami sejarah pembangunan bangsa sebagai bekal menjadi pemimpin di masa depan. “Kalian adalah calon pemimpin bangsa. Jangan takut, harus berani. Bangsa kita harus setara dengan bangsa-bangsa maju,” ujarnya.
Hingga saat ini, 63 Sekolah Rakyat rintisan telah memulai Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) sejak 14 Juli 2025. Sebanyak 37 titik lainnya dibuka pada Agustus, dan 59 titik lagi siap diluncurkan pada September. Dengan demikian, total 159 Sekolah Rakyat akan beroperasi pada tahun ajaran 2025/2026.

Leave a Reply