Prabowo Soroti Rendahnya Konsumsi Protein, Dorong Program Makan Bergizi Gratis

Presiden Prabowo

JOSS.CO.ID, Tangerang – Presiden Prabowo Subianto menegaskan konsumsi protein masyarakat Indonesia masih tertinggal dibanding negara tetangga.

Ia menyebut, rata-rata asupan protein harian masyarakat Indonesia baru mencapai 62 gram per kapita. Angka ini jauh di bawah Filipina yang mencapai 93 gram dan tertinggal jauh dari Malaysia yang sudah mencapai 159 gram per kapita per hari.

“Protein kita masih rendah. Indonesia bahkan kalah dari Filipina,” ujar Prabowo saat membuka APKASI Expo di ICE BSD, Tangerang, Kamis (28/8).

Untuk meningkatkan konsumsi protein, pemerintah mendorong percepatan program makan bergizi gratis (MBG) yang menargetkan 82,9 juta penerima pada Desember 2025. Sejak berjalan pada 6 Januari lalu, program MBG sudah menjangkau 23 juta penerima dan membangun 6.610 dapur umum atau satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG). Setiap dapur melibatkan sekitar 50 tenaga kerja, sehingga program ini juga membuka lapangan pekerjaan baru.

Pemerintah telah menyiapkan anggaran Rp335 triliun untuk distribusi MBG tahun 2026. Prabowo menegaskan, jumlah penerima terus meningkat setiap hari hingga akhir tahun dapat mencapai target 82,9 juta anak sekolah dan ibu hamil.

Presiden menekankan bahwa pemenuhan makanan sehat dan seimbang menjadi kunci penting untuk tumbuh kembang anak serta menekan angka stunting.

“Percepatan distribusi makanan bergizi gratis ini diharapkan mampu memperbaiki kualitas gizi anak Indonesia,” kata Prabowo.

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*