
JOSS.CO.ID, Pekalongan – Pemerintah Kota Pekalongan, Jawa Tengah, resmi memperkenalkan program kredit kepemilikan rumah (KPR) bagi aparatur sipil negara (ASN), pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), serta masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Program ini digagas untuk memenuhi kebutuhan rumah layak huni dengan harga terjangkau.
Wali Kota Pekalongan Afzan Arslan Djunaid menegaskan, kepemilikan rumah merupakan investasi jangka panjang yang sangat penting bagi pegawai.
“Kami bekerja sama dengan Bank Jateng menghadirkan program KPR dengan bunga rendah, lebih ringan dibandingkan perbankan lainnya,” ujar Afzan di Pekalongan, Jumat (29/8/2025).
Ia menjelaskan, tahap awal program diprioritaskan bagi ASN dan PPPK muda yang masih berada di usia produktif. Afzan menilai rumah dan tanah memiliki nilai investasi yang terus naik, berbeda dengan kendaraan atau gawai yang nilainya semakin turun.
“Kami mengajak ASN baru memanfaatkan kesempatan ini. Program KPR ringan ini bisa menjadi jalan untuk memiliki rumah sejak dini,” tegasnya.
Sebanyak 450 unit rumah telah disiapkan oleh sembilan pengembang, khusus bagi ASN. Unit perumahan ini dapat dipilih sesuai kemampuan dan kebutuhan masing-masing pegawai.
“Kami berharap program ini menjadi langkah awal meningkatkan kesejahteraan pegawai daerah,” tambahnya.
Direktur Digital dan Bisnis Konsumer Bank Jateng, Eko Tri Prasetyo, menyampaikan bunga KPR hanya 5 persen per tahun dengan cicilan Rp1,1 juta–Rp1,2 juta per bulan dan tenor hingga 20 tahun. Ia memastikan rumah yang ditawarkan memiliki kualitas modern, dilengkapi fasilitas umum, serta lingkungan yang aman dan layak huni.

Leave a Reply