JOSS.CO.ID, Jakarta – Gelombang demo Indonesia yang meluas ke berbagai kota membuat Australia mengeluarkan peringatan perjalanan. Pemerintah Negeri Kanguru resmi menetapkan Indonesia pada Level 2 kewaspadaan, Minggu (31/8/2025).
Aksi unjuk rasa mahasiswa dan masyarakat yang bermula di depan Gedung DPR RI kini merambat ke sejumlah kota besar, termasuk Denpasar, Bali. Situasi ini dinilai berpotensi menimbulkan kerusuhan hingga gangguan mobilitas warga.
Dalam keterangan di situs resmi Smart Traveller, Australia meminta warganya meningkatkan kewaspadaan saat berada di Indonesia.
“Protes besar-besaran berpotensi meningkat menjadi kekerasan dan kerusakan properti. Hal ini mengganggu lalu lintas dan aktivitas masyarakat lokal. Hindari area demo dan pantau media lokal untuk informasi terbaru,” tulis peringatan tersebut.
Australia menegaskan, meski sebagian besar unjuk rasa diumumkan sebelumnya, aksi spontan bisa saja muncul tanpa pemberitahuan. Lokasi rawan demo biasanya berada di sekitar gedung pemerintahan, kantor organisasi internasional, hingga kantor perwakilan Australia seperti Kedutaan Besar di Jakarta serta Konsulat Jenderal di Surabaya, Bali, dan Makassar.
Pemerintah Australia juga memperingatkan kemungkinan kemacetan dan terbatasnya akses publik di titik-titik protes. Demi keselamatan, mereka merinci imbauan kepada warganya, yakni:
1. Menghindari area demonstrasi.
2. Memantau perkembangan melalui media lokal.
3. Merencanakan aktivitas agar tidak berbarengan dengan potensi kerusuhan.
4. Menyiapkan rencana alternatif perjalanan jika kondisi memburuk.

Leave a Reply