JOSS.CO.ID, Tegal – Perum Bulog bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tegal, Jawa Tengah, terus mengintensifkan program peduli gizi anak dengan memberikan intervensi gizi dan pemeriksaan kesehatan gratis di wilayah rawan stunting.
Direktur SDM dan Umum Perum Bulog, Sudarsono, menegaskan program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) bertajuk Bulog Peduli Gizi bukan sekadar kegiatan seremonial.
“Program ini kami kawal selama tiga bulan penuh, bekerja sama dengan Pemkab Tegal, tim dokter Universitas Trisakti, dan BUMN lain untuk memantau langsung perkembangan di lapangan,” ujarnya, Selasa (13/8).
Kegiatan yang digelar di Desa Karangdawa, Kecamatan Margasari, ini menyasar 125 balita. Bulog membagikan beras FortiVit produksi Bulog, susu formula, dan layanan pemeriksaan kesehatan gratis.
Bupati Tegal, Ischak Maulana Rohman, mengatakan penanganan stunting dilakukan secara menyeluruh mulai dari fase pranikah hingga pemenuhan gizi ibu hamil.
“Kami menyasar balita, remaja, hingga calon pengantin melalui pemberian tablet tambah darah dan pendidikan pranikah, agar generasi berikutnya lebih siap secara mental dan fisik,” jelasnya.
Meski sebagian anak terlihat sehat, hasil penimbangan menunjukkan berat dan tinggi badan jauh dari standar usia. Kepala Dinas Kesehatan Ruszaeni menyebut prevalensi stunting di Tegal menunjukkan tren penurunan. Berdasarkan data EPPGBM, angka stunting turun 1,7 persen dari 18,3 persen pada akhir 2023 menjadi 16,6 persen pada pertengahan 2024.
Sementara itu, hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) mencatat penurunan 6,5 persen dalam tiga tahun terakhir, dari 28 persen pada 2021 menjadi 21,5 persen pada 2023. Ischak berharap program ini menjadi percontohan nasional.
“Jika langkah seperti ini diperluas, target pemerintah menurunkan stunting nasional akan lebih cepat tercapai. Kami juga berharap dukungan CSR dari perusahaan lain untuk membantu masyarakat,” tegasnya.

Leave a Reply