1.784 Pabrik Baru Beroperasi Kuartal II-2025, Serap 80 Ribu Pekerja

Ilustrasi buruh pabrik. (Foto: istimewa)

JOSS.CO.ID, Jakarta – Sebanyak 1.784 pabrik baru resmi beroperasi pada kuartal II-2025 dengan total nilai investasi mencapai Rp116,51 triliun. Dari jumlah tersebut, tercatat 80.161 tenaga kerja berhasil terserap di sektor industri.

Juru Bicara Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Febri Hendri Antoni Arif menjelaskan, pembangunan pabrik-pabrik itu sudah dilakukan sejak tahun 2023 dan 2024. Namun, fasilitas produksi baru mulai beroperasi pada triwulan II-2025.

“Jumlah 1.784 perusahaan industri ini membawa investasi sekitar Rp89 triliun tanpa tanah. Total keseluruhan investasinya Rp116,51 triliun,” jelas Febri dalam konferensi pers di Jakarta Selatan, Kamis (28/8/2025).

Menurut Febri, penyerapan tenaga kerja di industri manufaktur lebih besar dibandingkan angka pemutusan hubungan kerja (PHK) di berbagai sektor.

“Data menunjukkan bahwa jumlah pekerja yang masuk jauh lebih banyak daripada yang terkena PHK,” tegasnya.

Sektor industri makanan menjadi penyumbang terbesar dengan 595 perusahaan yang mulai produksi. Investasi di sektor ini mencapai Rp7,7 triliun dan menyerap 8.465 tenaga kerja. Selain itu, industri tembakau juga memberikan kontribusi besar dengan 115 perusahaan, menyerap 16.326 tenaga kerja, dan menanamkan investasi Rp528 miliar.

Pertumbuhan ini menandakan industri manufaktur Indonesia masih menjadi salah satu motor penggerak perekonomian nasional dengan kontribusi nyata terhadap investasi dan lapangan kerja.

 

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*