
JOSS.CO.ID, JAKARTA – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, telah bertolak kembali ke Tanah Air dari Paris, Prancis, pada Selasa (15/07), waktu setempat, mengakhiri rangkaian lawatan ke sejumlah negara sahabat, dari Arab Saudi, Brazil, Belgia, hingga Prancis.
Pesawat kepresidenan Garuda 1 PK-GIG yang ditumpangi Prabowo lepas landas dari Bandar Udara Orly, Paris. Ia dilepas secara resmi oleh Duta Besar Prancis untuk Indonesia, Fabien Penone, Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Prancis, Muhammad Oemar, serta Atase Pertahanan KBRI Paris, Marsma TNI Anang Surdwiyono.
Setibanya di Indonesia pada Rabu (16/07/2025) sekitar pukul 15.05 WIB, Prabowo mendarat di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta. Ia disambut hangat oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri Sugiono, serta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Setelah bersalaman dengan para pejabat yang hadir, Prabowo langsung menuju mobil dinas dan meninggalkan lokasi pada pukul 15.20 WIB.
Kunjungan kerja Presiden Prabowo ini dimulai dari Arab Saudi, di mana beliau bertemu dengan Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Arab Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman bin Abdulaziz Al Saud (MBS). Dalam pertemuan tersebut, dibahas sejumlah agenda penting seperti penyelenggaraan haji, serta rencana pembangunan Kampung Haji bagi jemaah Indonesia di Makkah. Di sela-sela kunjungan, Prabowo juga menunaikan ibadah umrah.
Setelah dari Saudi, Prabowo menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS di Rio de Janeiro, Brasil, pada 5–6 Juli 2025. Ini menjadi momen bersejarah karena merupakan kehadiran perdana Prabowo setelah Indonesia resmi bergabung sebagai anggota BRICS.
Presiden kemudian melanjutkan perjalanan ke Brasilia dan melakukan kunjungan kenegaraan dengan bertemu Presiden Brasil Lula da Silva di Istana Planalto.
Setelah itu, kunjungan dilanjutkan ke Brussels, Belgia, untuk melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen dan Presiden Dewan Eropa Antonio Costa. Pertemuan ini penting karena menjadi momen penuntasan Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif (CEPA) antara Indonesia dan Uni Eropa.
Sebagai penutup kunjungan, Prabowo menghadiri Hari Nasional Prancis atau Bastille Day 2025 di Paris, memenuhi undangan dari Presiden Prancis Emmanuel Macron sebagai tamu kehormatan. Momen ini menandai penguatan hubungan bilateral Indonesia-Prancis dalam bidang diplomasi, pertahanan, hingga teknologi strategis.

Leave a Reply