BPBD Cilacap: Sejumlah Desa Alami Krisis Air Bersih, Bantuan Akan Segera Disalurkan

Ilustrasi krisis air. (Foto: istimewa)

JOSS.CO.ID, Cilacap – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cilacap mencatat beberapa wilayah mulai terdampak kekeringan Cilacap dan mengalami krisis air bersih akibat memasuki musim kemarau 2025.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Cilacap, Budi Setyawan, menyampaikan bahwa kondisi darurat ini diketahui dari surat permintaan bantuan air bersih yang diajukan oleh desa-desa terdampak kepada pemerintah kabupaten.

“Surat permohonan pertama kami terima dari Pemerintah Desa Bojong, Kecamatan Kawunganten, yang memang rutin mengalami kekeringan setiap musim kemarau,” ungkap Budi, Selasa (21/7/2025).

Selain Desa Bojong, warga Desa Karangkemiri di Kecamatan Jeruklegi juga dilaporkan telah terdampak. Pemerintah desa setempat saat ini sedang mempersiapkan pengajuan permintaan air bersih kepada BPBD.

Menanggapi hal ini, BPBD akan mulai menyalurkan air bersih pada pekan depan, sambil menunggu data tambahan dari wilayah lain yang juga berpotensi terdampak. Tim BPBD telah melakukan survei dan kaji cepat untuk memetakan titik distribusi serta mengevaluasi perubahan wilayah terdampak dibandingkan tahun sebelumnya.

“Tahun ini kami mengalokasikan 800 tangki air bersih dari APBD Kabupaten Cilacap. Pada 2024, kami telah menyalurkan sekitar 760 tangki,” jelas Budi.

Ia juga berharap bantuan dari pihak lain seperti PMI dan mitra swasta akan ikut membantu pemenuhan kebutuhan air masyarakat.

Sementara itu, menurut prediksi BMKG, musim kemarau 2025 akan bersifat “kemarau basah” dengan durasi yang lebih pendek. Wilayah Cilacap diperkirakan mulai memasuki kemarau pada akhir Juli dan mencapai puncaknya pada Agustus, kemudian berakhir pada September.

Meski durasi lebih singkat, BPBD tetap bersiaga menghadapi potensi kekeringan.

“Kami imbau masyarakat di wilayah rawan kekeringan agar segera melapor jika mulai kesulitan air bersih,” tutup Budi.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*