
JOSS.CO.ID – Efisiensi anggaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) pada tahun 2025 mencapai Rp2,2 trilliun. Dari total sebanyak itu, Pemprov Jateng telah memangkas pos anggaran perjalanan dinas sebanyak 50 persen.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bapenda) Provinsi Jateng, Harso Susilo mengatakan bahwa Pemprov Jateng melakukan efisiensi anggaran di beberapa pos untuk dialihkan untuk program kesejahteraan masyarakat.
“Koreksi, efisien kita Rp2,2 trilliun. Paling utama dari sisi yang tidak dukung pelayanan langsung, itu perjalanan dinas. Kita kurangi 50 persen ada,” katanya kepada wartawan belum lama ini.
Dia memaparkan, anggaran perjalanan dinas masing-masing OPD selama ini rata-rata sekitar Rp300.000.000. Pada tahun 2025 ini, anggaran perjalanan dinas hanya sekitar Rp150.000.000.
“Misal di kita Rp300 juta, kena potong setengah. Dan rata-rata OPD sama, kita ada 35 OPD, tapi ini belum sama biro ya,” ungkap Harso.
Lebih jelasnya, apabila ada 35 organisasi perangkat daerah (OPD) di Pemprov Jateng, maka total anggaran perjalanan dinas sebelum kena efisiensi adalah Rp10.500.000.000. Kemudian setelah kena efisiensi 50 persen, maka kini tinggal Rp5.250.000.000.
Selain perjalanan dinas, imbuh Harso, anggaran perayaan di masing-masing Satuan Kerja Perangkat Dinas (SKPD) juga kena pemangkasan besar. Namun, pihaknya tak merinci nominal di pos anggaran ini.
“Kita efisiensi agar gunakan aset daerah se sedeharna mungkin,” beber Harso Susilo.
Kemudian pos ketiga yang kena pemangkasan cukup besar adalah bantuan untuk 35 kabupaten/kota. Namun, Bapedda Jateng juga tak merinci nominal yang dipangkas pada pos anggaran ini.
“Bantuan kabupaten/kota, kembalikan lagi sesuai peioritas. Karena kemarin ada jalan, alat kesehatan, macam-macam lah. Nah ini, fokusnya infrastruktur,” tandasnya.

Leave a Reply