
Kepala Pelaksana BPBD Temanggung, Totok Nursetyanto, menyampaikan bahwa pihaknya siap menyalurkan air bersih ke daerah rawan kekeringan. Jika jumlah tangki tersebut tidak mencukupi, pihaknya akan segera mengajukan tambahan bantuan ke Pemerintah Kabupaten Temanggung.
”Kalau nanti distribusi air masih kurang, kami akan minta tambahan ke Pemkab Temanggung,” ujarnya di Temanggung, Selasa (2/5/2025).
Sebagai perbandingan, pada musim kemarau tahun 2024, BPBD menyalurkan 115 tangki air bersih ke sejumlah titik kekeringan. Namun, berdasarkan prediksi dari BMKG, musim kemarau tahun ini diperkirakan akan berlangsung lebih singkat dibandingkan tahun sebelumnya.
Totok menjelaskan, wilayah kekeringan tahun ini masih mengacu pada kondisi tahun lalu, yakni tersebar di sekitar 12 hingga 14 kecamatan dari total 19 kecamatan di Kabupaten Temanggung.
Beberapa wilayah yang kerap mengalami kekurangan air bersih di antaranya Kecamatan Bulu, Kaloran, Pringsurat, dan Bejen. “Kami masih memakai pola pendistribusian seperti tahun 2024 untuk menghadapi musim kemarau 2025,” tambah Totok.
Selain itu, BPBD juga telah memberikan bantuan fasilitas penampungan air di beberapa daerah terdampak. Pada tahun sebelumnya, setidaknya 16 titik telah menerima alat penampung air guna memperkuat ketahanan air warga di tengah musim kemarau.

Leave a Reply