Bill Gates: AI Akan Dorong Kemajuan Pendidikan Sekolah dan Perguruan Tinggi ‎

Pendiri Microsoft Bill Gates. (Foto: istimewa)

JOSS.CO.ID, Jakarta – Pendiri Microsoft, Bill Gates, menilai bahwa teknologi kecerdasan buatan (AI) berpotensi besar meningkatkan mutu pendidikan di tingkat sekolah menengah hingga perguruan tinggi. Hal tersebut disampaikan langsung saat ia bertemu Presiden Terpilih Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (7/5/2025).

‎Gates menyampaikan keyakinannya bahwa akses terhadap teknologi pembelajaran berbasis AI akan memberikan manfaat besar bagi pelajar.

“Saya yakin alat-alat berbasis AI akan mempermudah proses belajar dan bimbingan siswa,” ucapnya.

‎Melalui Gates Foundation, Bill Gates telah mendukung pengembangan Khanmigo, asisten belajar berbasis AI yang dikembangkan oleh Khan Academy, untuk meningkatkan pengalaman belajar para siswa secara global.

‎“Saya percaya pendidikan adalah elemen krusial. Kini, AI hadir untuk mempercepat kemajuan di sektor tersebut,” ujar Gates.

‎Ia juga menyoroti pentingnya pendidikan dan kesehatan sebagai penopang masa depan suatu negara. Gates menekankan bahwa peningkatan gizi anak-anak dan perempuan dapat membuka akses lebih luas terhadap pendidikan yang layak.

‎“Ketika anak-anak sehat dan perempuan tidak kekurangan gizi, peluang mereka untuk mengenyam pendidikan semakin besar,” jelasnya.

‎Menurutnya, pendidikan berkualitas turut mendorong pertumbuhan ekonomi. Ia mencontohkan Singapura sebagai negara yang sukses memanfaatkan pendidikan untuk menciptakan ekonomi yang kuat.

‎Meski mengakui peran penting AI, Bill Gates juga menegaskan bahwa peningkatan kompetensi guru tetap menjadi fokus utama untuk membangun sistem pendidikan yang unggul.

‎“Di beberapa negara, posisi guru sangat berpengaruh secara politik. Maka dari itu, pelatihan guru tidak boleh diabaikan,” tambahnya.

‎Sejak 2009, Gates Foundation tercatat telah menggelontorkan hibah senilai US$ 300 juta atau setara Rp 4,95 triliun kepada Pemerintah Indonesia untuk mendukung berbagai program pendidikan dan kesehatan.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*