Pemprov Jateng Manfaatkan Aset untuk Dukung Program Makan Bergizi Gratis

Ilustrasi Makan Bergizi Gratis

JOSS.CO.ID, Semarang – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mulai mengoptimalkan aset-aset milik daerah untuk mendukung percepatan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Inisiatif ini menjadi bagian dari strategi untuk menghadirkan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai titik strategis.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menyampaikan bahwa pihaknya telah menginstruksikan Tim Percepatan Program MBG untuk melakukan pemetaan aset yang bisa digunakan sebagai dapur penyedia makanan bergizi. Hasil pemetaan menunjukkan terdapat 21 aset milik Pemprov Jateng dan 1 aset milik BUMD yang berpotensi dimanfaatkan, terdiri dari 12 bangunan dan 7 bidang tanah.

Tak hanya itu, Pemprov juga menggandeng 34 SMK yang memiliki jurusan tata boga atau kantin tipe A dengan sertifikasi BPOM. Saat ini, tujuh sekolah sudah masuk daftar calon dapur SPPG.

“Kami akan terus mendorong keterlibatan lintas sektor. Koordinasi dengan TNI dan Polri sudah kami lakukan karena mereka juga memiliki dapur SPPG yang bisa diintegrasikan,” ujar Luthfi dalam rapat koordinasi di Semarang, Sabtu (13/4).

Pemprov juga memperluas kolaborasi dengan sektor swasta. Melalui kerja sama dengan Asosiasi Pengusaha Jasaboga Indonesia (APJI), pemerintah ingin melibatkan pelaku usaha jasa boga dalam mendukung program MBG secara langsung. Nota kesepahaman dengan APJI sudah disiapkan untuk mempercepat kolaborasi ini.

“Kami sudah bertemu dengan Ketua Umum APJI dan jajarannya. Mereka siap bergabung demi menyukseskan program Makan Bergizi Gratis,” tambah Luthfi.

Untuk memperkuat pelaksanaan program, Pemprov Jateng telah membentuk Tim Percepatan MBG yang diketuai oleh Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen, dengan Sujarwanto (Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Jateng) sebagai sekretaris tim. Tugas utama tim ini adalah mengoordinasikan percepatan program MBG di seluruh wilayah Jawa Tengah, termasuk sinergi dengan tim tingkat kabupaten dan kota.

Dengan pendekatan kolaboratif lintas instansi dan sektor, Pemprov Jateng menargetkan pemerataan gizi anak sekolah bisa segera tercapai lewat program MBG ini.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*