
JOSS.CO.ID, Lumajang – Gunung Semeru yang terletak di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, kembali meletus pada Sabtu pagi (26/4/2025). Erupsi kali ini menghasilkan kolom abu vulkanik setinggi 600 meter yang mengarah ke utara.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengimbau agar masyarakat tetap waspada terhadap potensi ancaman lanjutan dari erupsi ini.
Menurut laporan yang diterima dari Pos Pengamatan Gunung Semeru, letusan terjadi pada pukul 07.55 WIB. Kolom abu yang terdeteksi berwarna putih hingga kelabu ini bergerak ke arah utara.
“Erupsi tercatat di seismograf dengan amplitudo maksimum mencapai 22 milimeter dan berlangsung selama 138 detik,” kata Mukdas Sofian, petugas dari Pos Pantau Gunung Semeru dalam laporan resminya.
PVMBG menjelaskan bahwa status Gunung Semeru saat ini masih berada pada Level II atau status Waspada. Masyarakat di sekitar daerah rawan erupsi diminta untuk berhati-hati terhadap potensi hujan abu, awan panas, serta aliran lahar yang bisa mencapai permukiman.
“Warga diminta untuk tidak beraktivitas dalam radius 500 meter dari tepi sungai (sempadan) di sepanjang Besuk Kobokan, karena berisiko terkena awan panas dan aliran lahar yang bisa menjangkau hingga 13 kilometer dari puncak gunung,” ujar Mukdas.
Selain itu, PVMBG juga mengingatkan untuk selalu waspada terhadap kemungkinan terjadinya awan panas guguran, lava pijar, serta banjir lahar yang dapat melanda sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Semeru.
Hingga kini, belum ada laporan mengenai kerusakan atau korban jiwa akibat erupsi ini. Meski demikian, pihak berwenang terus memantau aktivitas vulkanik untuk menjamin keselamatan masyarakat di sekitar wilayah rawan bencana.

Leave a Reply