
JOSS.CO.ID, Semarang – Siswa di SMAN, SMKN, dan SLBN yang bernaung di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Jawa Tengah (Jateng) melakukan pembelajaran mandiri di rumah masing-masing selama awal bulan Ramadan 2025.
Pembelajaran dari rumah sudah dilakukan sejak 27 Februari hingga 5 Maret 2025. Hal ini menindaklanjuti Surat Edaran Bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Menteri Agama, dan Menteri Dalam Negeri.
Kepala Disdikbud Provinsi Jateng Uswatun Hasanah mengatakan, selama belajar mandiri pada awal Ramadan ini, siswa mengikuti pembelajaran secara daring dan diberikan penugasan.
“Belajar di rumah dengan jam belajar sesuai SE. Dan pembelajaran secara daring maupun penugasan sesuai dengan kemampuan fasilitas masing-masing. Tanpa mengurangi jumlah jam mengajar atau keterpenuhinya jam pembelajaran,” katanya saat dihubungi, Senin (3/3/2025).
Belajar mandiri yang dimaksud Uswatun adalah siswa melakukan kegiatan yang mengandung nilai-nilai edukasi. Hal itu bisa dilakukan di rumah bersama keluarga, di masjid, maupun di lingkungan masyarakat
Dia bilang, saat melakukan pembelajaran di rumah, siswa didampingi oleh orang tua masing-masing. Selain itu aktivitas belajar juga dipantau oleh guru atau pihak sekolah seperti absen atau pengumpulan tugas.
“Kalau ortu kerja, bisa memastikan anak siap untuk pembelajaran. Dari sekolah melakukan pemantauan melalui absen yang diterapkan di sekolah dan melakukan pemantauan pada KBM (kegiatan belajar mengajar) dan penugasan,” kata Uswatun.
Dikatakannya, pada 6 hingga 25 Maret 2025, pembelajaran sudah dilakukan di sekolah seperti biasa. Namun nantinya ada kegiatan tambahan yang bersifat religi selama bulan Ramadan.
“KBM biasa dan pembelajaran religi,” kata Uswatun Hasanah.

Leave a Reply