Puncak Arus Mudik H-3 Lebaran, KAI Tambah 1.080 Perjalanan Kereta Api

Ilustrasi mudik menggunakan kereta api.

JosS, Semarang – PT Kereta Api Indonesia (KAI) memperkirakan puncak arus mudik penumpang kereta api akan terjadi pada H-3 Lebaran, tepatnya pada 28 Maret 2025.

Untuk mengatasi lonjakan penumpang, KAI menambah 1.080 perjalanan kereta api dari total 8.492 perjalanan yang akan dilaksanakan selama periode Lebaran 2025, termasuk 54 kereta api tambahan. Menurut Direktur Utama KAI, Didiek Hartantyo, puncak arus balik diperkirakan akan terjadi pada 6 April 2025, atau H+5 Lebaran.

“KAI memprediksi puncak kepadatan arus mudik dengan kereta api akan terjadi pada 28 Maret yang merupakan H-3 Lebaran, sedangkan untuk puncak arus balik diperkirakan terjadi pada 6 April atau H+5 Lebaran,” katanya, Kamis (27/2/2025).

Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang pada musim mudik Lebaran, KAI telah menambah 54 kereta api tambahan. Penambahan ini dimaksudkan untuk mengakomodasi permintaan masyarakat yang lebih tinggi selama periode angkutan Lebaran.

Dia menjelaskan, angkutan Lebaran 2025 akan berlangsung selama 22 hari, dimulai pada 21 Maret dan berakhir pada 11 April 2025. Selama periode ini, KAI akan mengoperasikan total 9.572 perjalanan kereta api, termasuk kereta api reguler dan tambahan. KAI juga telah menyediakan kapasitas total sebanyak 4.568.838 tempat duduk, yang mencakup kereta api jarak jauh, lokal, dan wisata.

Sejauh ini, pemesanan tiket untuk perjalanan kereta api sudah dimulai, dengan 1.279.341 tiket terjual per Selasa (25/2). Pemesanan tiket untuk kereta api lokal akan dibuka H-30, sedangkan untuk beberapa kereta api lainnya, pemesanan dapat dilakukan H-7 sebelum keberangkatan.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*