Pendapatan Kereta Cepat Whoosh Diperkirakan Mencapai Rp1 Triliun

Kereta Whoosh Cepat
Kereta Cepat Whoosh (Dokumentasi Whoosh)

SELAMA periode Januari hingga Juni 2024, Kereta Cepat Whoosh telah berhasil melayani sebanyak 2.658.492 penumpang. Berdasarkan jumlah penumpang ini, dapat dihitung total pendapatan yang diperoleh dari penjualan tiket selama Semester I-2024.

Berdasarkan total pendapatan yang diperoleh oleh Whoosh selama Semester I-2024, Dilansir dari CNBC Indonesia diperkirakan jumlah pendapatan dari setiap jenis kelas penerbangan yang ditawarkan, seperti kelas ekonomi premium, kelas bisnis, dan first class.

Kelas Ekonomi Premium

Melansir ticket.kcic.co.id, harga tiket kereta cepat Whoosh untuk kelas ekonomi premium di hari kerja atau weekday dibanderol Rp200.000, sementara di akhir pekan atau weekend dibanderol Rp250.000 per tiket.

Sehingga jika diasumsikan penumpang kereta cepat Whoosh seluruhnya membeli tiket kelas ekonomi premium, maka pendapatan yang diraup Whoosh di Semester I-2024 berkisar Rp531 miliar sampai dengan Rp664 miliar.

Kelas Bisnis

Sementara untuk harga tiket kelas bisnisnya, Whoosh membanderol Rp450.000 per tiket. Sehingga jika diasumsikan penumpang kereta cepat Whoosh seluruhnya membeli tiket kelas bisnis, maka pendapatan yang diraup Whoosh di Semester I-2024 mencapai Rp1,19 triliun.

First Class

Kemudian, jika diasumsikan penumpang kereta cepat Whoosh seluruhnya membeli tiket first class, dengan harga per tiketnya yang dibanderol Rp600.000, maka pendapatan yang diraup Whoosh di Semester I-2024 mencapai Rp1,59 triliun.

Namun, kecil kemungkinan para penumpang hanya membeli satu golongan tiket saja, maka bila dihitung dari rata-rata harga tiket yang terjual maka ketemu angka Rp 375.000 per tiket, bila dikali jumlah penumpang semester I-2024 maka sekitar ada pendapatan sekitar kurang lebih Rp 996 miliar.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*