
JoSS, SEMARANG – Universitas Diponegoro (UNDIP) mengadakan acara penandatanganan Nota Kesepahaman dengan Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Aceh. Acara berlangsung pada Jumat pagi di Ruang Sidang Rektor, Gedung Widya Puraya, Lantai 2, Kampus UNDIP Tembalang. Nota Kesepahaman ini mencakup kerja sama antara UNDIP dan ISBI Aceh dalam kegiatan Tridharma Perguruan Tinggi yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Selain itu, kerjasama juga mencakup berbagai bidang lainnya. Dokumen ini ditandatangani oleh Rektor UNDIP, Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si, dan Rektor ISBI Aceh, Prof. Dr. Wildan, M.Pd. Kerja sama ini akan berlangsung selama empat tahun sejak penandatanganan.
Acara ini dihadiri oleh jajaran pimpinan UNDIP, termasuk Ketua Senat Akademik, Wakil Ketua Majelis Wali Amanat, Wakil Rektor Bidang Sumberdaya, serta para Dekan Fakultas dan Sekolah. Dari pihak ISBI Aceh, turut hadir Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Umum, serta sejumlah staf pendidikan.
Rektor ISBI Aceh, Prof. Wildan, menyambut baik kerja sama ini. Saat ini, ISBI Aceh dan beberapa perguruan tinggi negeri lainnya tengah didorong oleh Kemendikbudristek untuk bertransformasi dari status Satuan Kerja (Satker) menjadi Badan Layanan Umum (BLU). UNDIP akan menjadi pendamping dan memberikan pembekalan pada ISBI Aceh dalam penyusunan dokumen-dokumen yang dibutuhkan untuk perubahan status tersebut.
Baca Juga: UNDIP dan DIT Timor Leste Jalin Kerja Sama untuk Peningkatan Akademik
“Kami senang menjadi mitra UNDIP untuk bersama-sama mengimplementasikan Tridharma Perguruan Tinggi. Kami juga membutuhkan pendampingan UNDIP agar transformasi ISBI dari Satker menjadi BLU berjalan lancar,” ujar Prof. Wildan setelah penandatanganan.
Rektor UNDIP, Prof. Suharnomo, juga menyatakan keterbukaan untuk bekerja sama dengan ISBI Aceh. Menurutnya, kemajuan perguruan tinggi sangat bergantung pada hubungan baik dengan berbagai pihak, termasuk institusi lain dan alumni.
“Kemajuan perguruan tinggi bergantung pada kerjasama yang baik dengan banyak pihak. Kami terbuka untuk kerjasama dengan ISBI Aceh dan siap untuk kerjasama lebih lanjut. Mudah-mudahan ISBI Aceh berkembang,” kata Prof. Suharnomo.
Kerja sama awal antara UNDIP dan ISBI Aceh dimulai dengan workshop penyusunan dokumen evaluasi diri dan standar pelayanan minimal, sebagai bagian dari pendampingan ISBI Aceh dalam transformasi dari Satker menjadi BLU.
ISBI Aceh didirikan pada 6 Oktober 2014 dan merupakan satu dari sembilan perguruan tinggi negeri di bidang seni budaya di Indonesia. Kampus ISBI terletak di Kota Jantho Makmur, Kecamatan Jantho, Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh. Saat ini, ISBI Aceh memiliki dua Jurusan dan enam Program Studi.(RJ)
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS

Leave a Reply