
JoSS, SEMARANG – Program Studi Manajemen Universitas Wahid Hasyim, 10 – 11 Juni 2024 mengadakan kegiatan Sosialisasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Diikuti oleh Mahasiswa Program Studi Manajemen Universitas Wahid Hasyim di ikuti oleh Mahasiswa angkatan 22 yang saat ini duduk di Semester 4
Ketua Program Studi S1 Manajemen Ibu Dr. Ratih Pratiwi S.Pd M.Si M.M dalam sambutannya menyampaikan harapan agar perguruan tinggi Universitas Wahid Hasyim bisa berkolaborasi dengan baik dalam pelaksanaan kebijakan merdeka belajar kampus merdeka guna meningkatkan mutu pendidikan untuk mencapai tujuan yang diharapkan dengan menyusung Indonesia Emas 2045.
Kegiatan Sosialisasi MBKM didukung oleh Sobat MBKM dimana Sobat MBKM ini terdiri dari alumni dan mahasiswa Prodi Manajemen Unwahas yang sudah mengikuti MBKM ditahun sebelumnya.
Diantarannya Khoirun Nada Muyasaroh Mahasiswa Manajemen yang lolos dalam program MSIB (Magang Studi Independen Bersertfikat) berkesempatan mengikuti program bersama dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Semarang, selain itu ada Achmad Afifufin Sa’bana yang berkesempatan mengikuti Magang Setwan di Sekertarian Dewan DPRD Provinsi Jawa Tengah bersama tim nya selama satu bulan.
Ada juha Miftakhun Ni’mah yang merupakan mahsiswa prodi Manajemen Unwahas yang lolos dalam kegiatan PMM (Pertukaran Mahasiswa Merdeka) dan berkesempatan untuk menempuh perkuliahan di Universitas Negri Gorontalo selama satu semester.
Ada juga Muhammad Bahrun Nujum mahasiswa akhir manajemen yang lolos pendananaan dari program Wirausaha Merdeka dan berkesempatan untuk berangkat di berbagai event dalam rangkap memaparkan hasil idenya diantaranya Semarang, Solo, Bali dan kota lainnya.
Selain itu ada sosok alumni dari prodi manajemen yang saat ini melanjutkan pendidikan di Magister Manajemen Universitas Wahid Hasyim, Restu Afrianto Rahman bersama dengan timnya dalam kegiatan Pengabdian Masyarakat yang dikemas dalam rangkai kegiatan KKN Tematik – KKN Merdeka selama satu semester.
Para sobat MBKM memberikan pesan dan dorongan akan perlu nya ber-MBKM, MBKM memberikan terobosan baru bahwa mahasiswa bisa belajar di segala medan kehidupan.
Mahasiswa bisa belajar bukan hanya melalui kuliah di dalam kelas tapi juga melalui program magang, mengajar di daerah tertinggal atau menjalankan proyek riset. Kegiatan tersebut bisa terlibat dalam memberikan pengalaman kegiatan berharga kepada mahasiswa.(RJ)
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS

Leave a Reply