Pemerintah Siap Berikan Izin Usaha Pertambangan Kepada NU, Bahlil: Prosesnya Hampir Selesai

Izin Usaha Pertambangan NU
Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia mengisi kuliah umum di kampus Perguruan Tinggi NU Jumat, 31 Mei 2024 (Tangkapan Layar Youtube Kementerian Investasi - BKPM)

JoSS, JAKARTA – Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia telah mengumumkan rencana pemerintah untuk memberikan Izin Usaha Pertambangan (IUP) kepada Nahdlatul Ulama (NU) dalam waktu dekat. Pengumuman tersebut disampaikan dalam ceramah Bahlil di kampus Perguruan Tinggi NU pada Jumat, 31 Mei 2024.

Dalam ceramah tersebut, Bahlil mengajukan pertanyaan kepada para mahasiswa terkait rencana pemerintah tersebut, yang langsung disambut dengan antusiasme oleh mahasiswa yang hadir.

“Setuju tidak kalau NU kita kasih konsesi tambang?”

Selain itu, Bahlil juga menyatakan bahwa meskipun ada mahasiswa yang tidak setuju dengan keputusan ini, pemerintah tetap akan melanjutkan rencananya.

Presiden Jokowi juga telah meneken Peraturan Pemerintah nomor 25 tahun 2024 yang mengatur kembali kegiatan usaha pertambangan mineral dan batu bara, memungkinkan ormas keagamaan untuk memiliki wilayah izin usaha pertambangan khusus.

Bahlil menegaskan bahwa pemerintah dalam waktu dekat akan memberikan izin usaha pertambangan kepada Pengurus Besar NU.

IUP batu bara untuk NU sudah dalam proses penyelesaian dan akan segera ditandatangani.

Bahlil juga menambahkan bahwa langkah ini telah mendapat restu dari Presiden Jokowi dan kabinetnya, dan akan memberikan konsesi batu bara kepada PBNU untuk mengoptimalkan organisasi mereka. “Tidak lama lagi saya teken IUP untuk PBNU karena prosesnya hampir selesai. Itu janji saya,” kata Bahlil saat memberi kuliah umum di Perguruan Tinggi NU, seperti dalam Youtube Kementerian Investasi pada Ahad, 2 Juni 2024.

“Kami akan memberikan konsesi batu bara yang candangan cukup besar kepada PBNU untuk dikelola dalam rangka optimalisasi organisasi,” kata Bahlil.

Selain itu, Bahlil juga menunjukkan rasa bangganya dengan NU, mengungkapkan bahwa beliau merupakan keturunan seorang ibu yang merupakan kader NU.

Bahlil merasa tergerak untuk memberikan dukungan kepada NU. “Saya lahir dari kandungan seorang Ibu yang kader NU. Karena itu tidak lama lagi saya teken IUP,” tambah Bahlil.(RJ)

 

 

Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*