Perjalanan Diet Ekstrem Sang Influencer Vegan Zhanna Samsonova, Berakhir Tewas Kelaparan

Influencer Vegan Zhanna Samsonova
Influencer Vegan Zhanna Samsonova (edinburghlive)

MENINGGALNYA Zhanna Samsonova, seorang influencer vegan terkenal menggegerkan jagat maya. Ia dilaporkan meninggal pada 21 Juli lalu di sebuah rumah sakit di Malaysia akibat dampak dari diet ekstrem yang diterapkannya.

Samsonova, yang berasal dari Rusia, dikenal sebagai seorang influencer yang aktif mempromosikan gaya hidup vegan dan diet makanan mentah melalui berbagai platform media sosial. Ia kerap membagikan video dan konten tentang manfaat mengonsumsi makanan vegan mentah seperti buah-buahan, biji-bijian, dan sari buah.

Namun, beberapa tahun terakhir, Samsonova semakin memperketat pola makannya yang ekstrem. Menurut laporan dari Daily Mail, ia hanya mengonsumsi buah-buahan eksotis seperti durian dan nangka sebagai sumber utama nutrisinya. Lebih mencemaskan lagi, Samsonova bahkan tidak minum air putih selama enam tahun terakhir, dan cairan tubuhnya hanya berasal dari sari buah.

Paradoksnya, diet ekstrem yang dijalankan justru mengakibatkan kondisi kesehatan Samsonova semakin memburuk. Foto terakhir yang diunggahnya di akun Instagram-nya memperlihatkan tubuhnya yang kurus dan lemah.

Baca Juga: Selebgram Penakluk Gedung Tinggi Tewas Terjatuh Dari Lantai 68 Tregunter Tower di Hong Kong

Keadaan yang mengkhawatirkan ini mendapat perhatian dari orang-orang terdekatnya. Salah satu teman dekatnya, Olga Chernyaeva, mengungkapkan bahwa ia telah berulang kali berusaha membujuk Samsonova untuk mencari perawatan medis di rumah sakit.

“Saya telah menyaksikan perjalanannya menuju kematian selama tujuh tahun terakhir. Sekitar lima bulan yang lalu, saat kami bertemu di Sri Lanka, tubuhnya sudah sangat kurus,” ujar Chernyaeva seperti dikutip dari Daily Mail pada Kamis (3/8/2023).

Chernyaeva melanjutkan, “Saya sudah berbicara dengannya dan mencoba meyakinkannya untuk mencari bantuan medis, menjalani tes kesehatan, bahkan menunjukkan padanya foto-foto masa lalunya sebagai perbandingan. Namun, Zhanna adalah sosok yang teguh pendiriannya.”

Gaya hidup ekstrem yang dijalani Samsonova juga menjadi perdebatan dengan ibunya, Vera Samsonova. Berkali-kali, sang ibu telah memperingatkan tentang dampak negatif dari diet yang diterapkan putrinya. Namun, sayangnya semua nasihat tersebut tidak diindahkan oleh Samsonova.

Beberapa minggu sebelum kematiannya, Samsonova telah mengalami gangguan tidur dan kesulitan dalam berjalan. Bahkan menaiki satu anak tangga pun memerlukan waktu yang cukup lama baginya.

Lebih lanjut, ibunya mengungkapkan bahwa Samsonova sebenarnya berencana untuk kembali ke kampung halamannya di Kazan, Rusia, pada hari kematiannya. Namun, takdir berkata lain.

Ibu Samsonova juga memohon kepada para netizen untuk menghentikan tuduhan dan olok-olokan terhadap pilihan hidup putrinya. Ia berpesan, “Dia sudah pergi, tidak ada lagi. Tolong hentikan komentar buruk, ini sangat menyakitkan. Ini adalah pilihan hidupnya sendiri. Saya sudah bertengkar dengan dia selama bertahun-tahun, tapi dia tidak pernah mendengarkan ibunya,” ujar ibu Samsonova dengan nada sedih. (lna) 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*