Pemkab Batang dan PT Bhimasena Power Indonesia Bagikan 17.823 Bendera Merah Putih

Bendera Merah Putih
Presiden Direktur PT Bhimasena Power Indonesia Ryuta Sato membawa bendera merah putih yang akan diserahkan secara simbolik kepada perwakilan siswa SMA Negeri 1 Batang, dalam apel gerakan pembagian bendera merah putih di Alun-alun Batang, Jumat (11/8/2023) (BPI)

JoSS, BATANG – Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah, bersama dengan PT Bhimasena Power Indonesia, pengembang proyek pembangkit listrik tenaga uap berkapasitas 2 X 1.000 MW di Batang, menyatakan dukungan mereka terhadap program pemerintah dalam gerakan pembagian 10 juta Bendera Merah Putih, semarakkan peringatan HUT Ke-78 Kemerdekaan RI.

Penjabat Bupati Batang, Lani Dwi Rejeki, menjelaskan bahwa sebagai bentuk nyata dukungan, pihaknya telah membagikan sebanyak 17.823 Bendera Merah Putih kepada berbagai kelompok masyarakat dan organpisasi kemasyarakatan.

“Melalui pembagian ribuan Bendera Merah Putih ini, kami berupaya untuk lebih mengakar dan mencerahkan semangat patriotisme, terutama di kalangan generasi muda,” ungkapnya, seperti dikutip dari Antara.

Lani juga tak lupa mengucapkan rasa terima kasih kepada PT Bhimasena Power Indonesia yang telah secara kontinu menjalin sinergi dengan pemerintah kabupaten, bergerak bersama dalam memajukan pembangunan daerah, dan memberikan semangat patriotik kepada seluruh warga Indonesia.

Baca Juga: Pemerintah Kabupaten Batang Dorong Warga Lulus Pelatihan Berbasis Kompetensi Aktif Cari Pekerjaan

“Kami mengapresiasi peran PT Bhimasena Power Indonesia sebagai mitra yang selalu setia bersinergi dengan Pemkab Batang, berjuang bersama untuk kemajuan daerah, dan mendukung penuh gerakan pembagian 10 juta Bendera Merah Putih ini,” katanya.

Ryuta Sato, Presiden Direktur Bhimasena Power Indonesia (BPI), mengungkapkan bahwa dalam rangka merayakan HUT Ke-78 RI, pihaknya telah menyumbangkan 500 Bendera Merah Putih yang diproduksi oleh Kelompok Usaha Bersama (KUB) Cahaya Berkah.

Menurut Sato, kegiatan ini dihadirkan untuk meneguhkan semangat Bhinneka Tunggal Ika, dengan memberikan Bendera sebagai simbol pengikat dan pemersatu seluruh elemen bangsa.

“Selain itu, kami juga menggerakkan kelompok usaha binaan untuk memperkokoh kemandirian mereka sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan,” tambah Sato.

Dengan adanya kerjasama ini, diharapkan semangat persatuan dan kebersamaan semakin ditanamkan dalam masyarakat, khususnya di Kabupaten Batang, serta memberikan dorongan bagi kelompok usaha lokal untuk berkembang dan berkontribusi dalam pembangunan daerah. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*