Mantan Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad, Kembali Dirawat di Institut Jantung Negara

Mahathir Mohamad Jantung
Mahathir Mohamad (Tangkapan layar FB/Mahathir Mohamad)

JoSS, KUALA LUMPUR – Mantan Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad, saat ini sedang menjalani perawatan di rumah sakit khusus penanganan masalah jantung, Institut Jantung Negara (IJN), di Kuala Lumpur. Berdasarkan informasi yang diungkapkan pada Kamis (3/8/2023), dua foto memperlihatkan Mahathir dalam keadaan berbaring di salah satu tempat tidur fasilitas kesehatan tersebut.

Melalui postingan tersebut, dijelaskan bahwa Mahathir Mohamad tengah menulis dan memeriksa beberapa berkas di kamar rumah sakit IJN pada hari Kamis. Ia dirawat karena mengalami infeksi. Seorang sumber yang dekat dengan Mahathir mengonfirmasi bahwa kondisi mantan perdana menteri tersebut baik-baik saja dan dalam pengawasan. Namun, tidak ada rincian lebih lanjut yang diberikan.

“Tun Dr Mahathir Mohamad menulis dan memeriksa beberapa file di bangsal rumah sakitnya di Institut Jantung Negara pada hari Kamis. Dr Mahathir dirawat pada hari Selasa dan dirawat karena infeksi,” bunyinya.

“Dia baik-baik saja dan sedang dalam pengawasan,” kata seorang sumber yang dekat dengan Mahathir, memberi syarat informasinya tetap disebut anonim, tanpa memberikan rincian lebih lanjut, dikutip dari Channel News Asia.

Baca Juga: Korea Utara Tahan Warga AS di DMZ, Potensi Langkah Menuju Negosiasi Ada Titik Terang

Mahathir Mohamad, yang kini berusia 98 tahun, merupakan salah satu tokoh politik terkemuka di Malaysia. Ia pernah menjabat sebagai perdana menteri selama total 24 tahun dalam dua masa jabatan yang berbeda. Sebelumnya, pada Desember 2021 dan Januari 2022, Mahathir juga pernah dirawat di rumah sakit untuk pemeriksaan kesehatan.

Selama bertahun-tahun, Mahathir telah menghadapi berbagai masalah jantung dan bahkan menjalani beberapa operasi bypass. Meskipun demikian, ia tetap aktif dalam dunia politik. Meski kalah dalam pemilihan umum 2022, Mahathir tetap terlibat dalam upaya-upaya politik dengan bekerja sama dengan partai berbasis Melayu untuk menggulingkan pemerintahan yang ada di bawah kepemimpinan Perdana Menteri Anwar Ibrahim.

Momen ini mengingatkan kita akan dedikasi dan semangat Mahathir Mohamad, seorang figur berpengaruh dalam sejarah politik Malaysia.

Pria 98 tahun itu adalah salah satu tokoh politik paling dominan di Malaysia, setelah menjabat dua kali sebagai Perdana Menteri selama total 24 tahun.

Mahathir sebelumnya juga sempat dirawat di rumah sakit pada Desember 2021 dan Januari 2022 selama beberapa hari untuk menjalani pemeriksaan kesehatan.

Dia memiliki banyak masalah jantung selama bertahun-tahun, sempat mengalami beberapa serangan jantung dan menjalani operasi bypass. Ia dikabarkan menjalani ‘prosedur elektif’ pada 8 Januari dan sudah pulang pada 13 Januari.

Spesialis jantung dari Siloam Hospital, dr Vito A Damay, SpJP(K) menjelaskan prosedur elektif adalah prosedur medis yang dijadwalkan. Artinya dokter, pasien, dan keluarga bisa berdiskusi dan berkompromi lebih dulu perihal kapan prosedur medis bakal dilakukan sesuai waktu yang disepakati bersama sembari mempertimbangkan kondisi pasien.

Kondisi tersebut berbeda dengan prosedur emergensi atau urgent yang dilakukan sesegera mungkin setelah pasien setuju untuk menjalani. Dalam kondisi ini, jadwal prosedur dokter dan tim medis tidak menunggu waktu dari keluarga.

Mahathir memimpin Malaysia dari 1981 hingga 2003 dan kemudian kembali ‘berkuasa’ pada 2018 pada usia 92 tahun.

Dia kalah dalam pemilihan umum 2022 tetapi telah bekerja sama dengan partai politik berbasis Melayu dalam upaya menggulingkan pemerintahan saat ini yang dipimpin oleh Perdana Menteri Anwar Ibrahim. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*