Jateng Rayakan HUT ke 78, Gus Yasin : Momen Pelurusan Sejarah

Pelurusan Sejarah Hut Jateng
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen dalam perayaan HUT Jateng di tahun 2023 (Istimewa)

JoSS, BREBES – Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengungkapkan, perayaan HUT Jateng di tahun 2023 adalah momen pelurusan sejarah. Menurutnya, histori perjuangan Jawa Tengah selaras dengan Republik Indonesia.

Yasin mengatakan, sebelumnya Provinsi Jawa Tengah memakai Undang-undang nomor 10 tahun 1950, tentang pembentukan Propinsi Djawa Tengah. Namun menurutnya, hal itu kurang tepat karena wilayah ini telah eksis bersamaan dengan republik ini berdiri.

Yasin menambahkan, sejarah tentang pembentukan provinsi Jawa Tengah, juga sering diceritakan oleh almarhum ayahnya Kh. Maimoen Zubair.

Pelurusan Sejarah Hut Jateng

“Hut Jateng kali ini, kita patut mengapresiasi pemerintah pusat yang meluruskan HUT Jateng, semula 15 Agustus, saat ini jadi 19 agustus tahun 1945. Jateng bersama NKRI jadi perekat,” ujarnya, seusai opening ceremony peringatan HUT ke 78 Jawa Tengah, Jumat (18/8/2023) di lapangan timur GOR Adhi Karsa.

Baca Juga: Jalan Sehat Nusantara Pakai Penutup Kepala Khas Daerah, Jateng Dapat Rekor MURI

Tidak lagi memakai UU No 10 1950, Jateng kini memakai UU 11 tahun 2023 sebagai landasan hari jadi. Yasin mengatakan, momen ini dapat dijadikan titik tolak menebalkan semangat membangun bangsa.

Seperti halnya pemilihan Kabupaten Brebes sebagai tempat perayaan HUT 78 Jateng.

“Kami juga ingin memberi inspirasi bagi UMKM dan warga Brebes bahwa produk mereka layak jual dan optimis hal itu bisa menjadikan warga lepas dari kemiskinan,” ujarnya.

Pada rangkaian acara tersebut, juga diresmikan Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Halal yang direncanakan menjadi terbesar seJateng. Berdiri di sekitar kompleks MAJT Semarang, luas lahan diperkirakan sekitar 4.000 meter persegi dengan kapasitas sembelih lebih dari 10 ekor per-hari.(***)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*