Cuaca Panas Dapat Picu Gangguan Kesehatan Mental

Cuaca Panas Kesehatan Mental
Ilustrasi (AndreyPopov/Getty Images))

SEBUAH penelitian mengungkapkan cuaca panas yang melanda sejumlah negara dalam beberapa tahun terakhir tidak hanya memengaruhi kesehatan fisik, namun kondisi mental juga bisa terpengaruh.

Berdasarkan penelitian yang dimuat dalam JAMA Psychiatry pada tahun 2022, terungkap bahwa cuaca panas dapat memengaruhi kesehatan mental, yang mengakibatkan peningkatan jumlah pasien yang datang ke rumah sakit dengan keluhan kecemasan.

Kim Gorgens, seorang ahli psikologi yang mengajar di Universitas Denver, Amerika Serikat, dalam wawancara dengan HuffPost menjelaskan adanya keterkaitan antara cuaca panas dan perilaku tidak mendukung.

“Terbukti adanya hubungan yang nyata antara cuaca panas dan perilaku antisosial. Kemarahanku yang cepat, kecenderungan kekerasan, serta mudah tersinggung semuanya dapat dipengaruhi oleh faktor ini,” ungkapnya.

Sementara itu, peneliti lain Michael Groat, direktur psikologi di RS Silver Hills di Connecticut, menjelaskan bahwa cuaca panas ekstrem dapat menjadi pemicu stres karena adanya keterbatasan dalam mengendalikan lingkungan sekitar kita.

Baca Juga: Waspada Ngantuk Di Pagi Hari, Bisa Jadi Anda Mengidap Penyakit Ini

Kondisi ini berdampak buruk pada kesehatan mental. Terlebih lagi, jika seseorang berada di lingkungan panas dan tidak memiliki pendingin ruangan, tingkat stres dapat meningkat, menyebabkan kelelahan dan kemarahan yang berlebihan.

Groat menuturkan dampak stres pada kesehatan mental dan gejalanya. “Penting untuk diingat bahwa beberapa gejala stres ekstrem sebenarnya mirip dengan gejala depresi, seperti kesulitan berkonsentrasi, rasa lelah yang berlebihan, kehilangan motivasi, dan perubahan suasana hati yang signifikan,” papar Groat.

Bagi mereka yang mungkin sudah memiliki masalah mental sebelumnya, kondisi ini bisa semakin memburuk akibat cuaca panas. Tantangan tidur di malam hari karena suhu ekstrem juga dapat mempengaruhi kondisi mental. Selain itu, perubahan iklim yang terjadi membuat banyak orang khawatir terhadap masa depan anak cucu mereka.

Groat memberikan saran untuk lebih memperhatikan diri sendiri guna menghindari dampak stres akibat cuaca panas. Langkah pertama adalah memahami bagaimana cuaca panas memengaruhi diri kita, apakah itu melalui keringat berlebih, kecemasan, atau stres. Setelah itu, langkah selanjutnya adalah merumuskan strategi mengatasi dampak tersebut. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*