
JoSS, SEMARANG – Sebanyak 83 mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Universitas Diponegoro (Undip), mengikuti acara pre-departure di Ruang Sidang Utama Gedung Dekanat FEB, Jumat (14/7/2023).
Acara penglepasan ini menjadi seremoni pra-keberangkatan bagi para mahasiswa FEB yang akan mengikuti program international exposure, termasuk memperoleh gelar ganda (dual degree) dari universitas mitra serta Credit Transfer System (CTS).
Dalam upacara ini, Dekan FEB, Prof. Suharnomo S.E., M.Si., dan Koordinator International Office FEB, Afina Hasya, S.T., M.M., turut hadir bersama para ketua departemen, ketua prodi, serta orang tua mahasiswa yang akan berangkat. Mereka memberikan dukungan dan doa untuk perjalanan mahasiswa dalam menimba ilmu di luar negeri.
Para mahasiswa yang berangkat Program International Exposure ini akan berangkat ke universitas ternama di berbagai negara, termasuk Belanda, Perancis, Inggris, Swiss, Australia, Korea, Taiwan, dan Amerika Serikat. Beberapa di antaranya memperoleh kesempatan kuliah di luar negeri secara gratis melalui beasiswa kompetitif dari Pemerintah Republik Indonesia melalui Program IISMA (Indonesian International Student Mobility Awards) dan IISMA Co-Funding.
Dekan FEB, Prof. Suharnomo, menyatakan kebanggaannya atas pencapaian gemilang para mahasiswa yang berangkat ke luar negeri. Ia memuji prestasi akademik mereka, kemampuan berbahasa Inggris yang baik, serta mentalitas yang kuat. Prof. Suharnomo berharap pengalaman belajar internasional akan membentuk mereka menjadi pemimpin masa depan yang berkompeten di bidangnya.
Baca Juga: Paduan Suara Universitas Diponegoro Siap Ramaikan Taipei International Choral Competition 2023
“Kami yakin pengalaman belajar internasional akan menjadikan mereka berpotensi menjadi pemimpin masa depan di bidangnya masing-masing,” katanya, dikutipd ari undip.ac.id.
Dekan FEB yang baru saja terpilih jadi Rektor Undip 2024 – 2029 tersebut juga menandaskan pentingnya kemampuan adaptasi selama di luar negeri agar studi lancar dan tidak mengalami cultural shock. Kesempatan emas untuk belajar di luar negeri diharapkan juga dapat menambah networking dengan mahasiswa dari berbagai belahan dunia lainnya.
Afina Hasya, Koordinator Kantor Internasional, memberikan wawasan tentang pentingnya memenuhi administrasi di universitas mitra dan Undip, serta pentingnya beradaptasi dengan lingkungan dan aturan di negara tujuan. Para mahasiswa diingatkan untuk memanfaatkan kesempatan emas ini untuk memperluas networking dan berinteraksi dengan mahasiswa dari berbagai negara.
Acara pre-departure juga mengundang alumnus program IUP sebelumnya, Benz Arya, yang telah menyelesaikan studinya di Undip dan Saxion University di Belanda. Benz berbagi pengalamannya dan menekankan pentingnya berbaur dengan mahasiswa dari berbagai negara, serta aktif berpartisipasi dalam diskusi dengan dosen.
FEB Undip dikenal memiliki reputasi sangat baik dalam memberikan kesempatan outbound mahasiswa dan inbound bagi mahasiswa asing. Reputasinya tersebut juga tercermin dari peringkat dunia yang baik di Times Higher Education dan QS World University ranking by Subject, Business and Management. FEB Undip memiliki fasilitas laboratorium Bloomberg Financial Market Laboratory dari New York, yang menjadi satu-satunya laboratorium di kampus Indonesia dengan standar internasional. (lna)

Leave a Reply