
JoSS, SEMARANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang terus berkomitmen meningkatkan fasilitas dan infrastruktur untuk menyokong kebutuhan penyandang disabilitas. Salah satunya adalah pengoperasian armada microbus khusus yang didedikasikan bagi mereka.
Hendrix Setiawan, Kepala Badan Layanan Umum Unit Pelaksana Teknis Daerah Trans Semarang, menyampaikan bahwa pihaknya telah menambah satu unit microbus khusus untuk penyandang disabilitas di Koridor VI Trans Semarang yang melayani rute dari Universitas Diponegoro (Undip) ke Universitas Negeri Semarang (Unnes).
“Microbus khusus untuk penyandang disabilitas ini dilengkapi dengan ruang yang luas di bagian belakang armada yang dapat menampung kursi roda. Armada ini menggunakan sistem hidrolis yang terpasang di dalamnya, sehingga pengguna kursi roda dapat masuk melalui pintu belakang,” ungkap Hendrix melalui keterangan tertulis yang diberikan kepada wartawan pada Jumat (16/6/2023).
Ia juga menjelaskan bahwa microbus disabilitas ini dapat menampung hingga 11 orang penumpang, dengan satu tempat khusus untuk kursi roda di bagian belakang.
“Kapasitas penumpang di dalam microbus khusus disabilitas terdiri dari satu penumpang di kursi depan, 10 penumpang di kursi tengah, dan 1 tempat untuk kursi roda,” jelasnya.
Baca Juga: Kebijakan Insentif Kendaraan Listrik Tidak Tepat Sasaran
Tarif yang berlaku untuk penyandang disabilitas yang menggunakan layanan Trans Semarang adalah Rp1.000 sesuai dengan Perwal Nomor 39 Tahun 2022. Selain itu, Trans Semarang juga telah menyediakan kartu pembayaran nontunai (cashless) yang khusus untuk penyandang disabilitas, dilengkapi dengan huruf braille.
“Kami berharap dengan penambahan microbus khusus disabilitas ini, akan semakin mempermudah perjalanan para penyandang disabilitas,” ujar Hendrix.
Sebelumnya, pada November 2022, Trans Semarang juga telah meluncurkan bus ramah disabilitas. Bus dengan desain low entry ini telah dilengkapi dengan tempat khusus untuk kursi roda dan telah beroperasi di koridor 2 Terminal Terboyo-Terminal Sisemut, koridor 3 Pelabuhan-Elizabeth, dan koridor 4 Terminal Cangkiran-Stasiun Tawang.
Yuktiasih Proborini, seorang penyandang disabilitas yang juga merupakan pengguna transportasi umum, menyambut baik kehadiran microbus khusus disabilitas ini. Baginya, fasilitas ini sangat membantu dan memudahkan para penyandang disabilitas di Semarang.
“Trans Semarang terus melakukan perbaikan dengan menyediakan microbus khusus disabilitas untuk teman-teman pengguna kursi roda. Selain nyaman, ini sangat membantu,” ujar Yuktiasih. (lna)

Leave a Reply