Bali Jadi Percontohan Penerapan Sistem Bayar Tol Otomatis

tol otomatis bali
Kementerian PUPR: Sistem Transaksi Tol Nirsentuh di Tol Bali Mandara (Dokumentasi PUPR)

JoSS, DENPASAR – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, mengumumkan bahwa Jalan Tol Bali Mandara akan menjadi proyek percontohan dalam penerapan sistem pembayaran tol otomatis atau tol nirsentuh yang dicanangkan oleh pemerintah guna mempercepat proses transaksi di gerbang tol.

Sistem pembayaran tol otomatis atau tanpa henti telah digunakan di beberapa negara dengan memanfaatkan Teknologi Global Navigation Satellite System (GNSS), yaitu sistem satelit navigasi global yang menyediakan informasi posisi geospasial.

Basuki menjelaskan bahwa program sistem pembayaran tol otomatis sedang dalam tahap pengembangan dan proyek percontohannya akan dilaksanakan di Bali, tepatnya di Jalan Tol Bali Mandara.

“Dalam upaya ini, kita sedang berusaha untuk terus melanjutkannya. Untuk tahap percontohannya, kita memilih Bali sebagai lokasinya,” ujar Basuki saat ditemui usai pembukaan Pesta Kesenian Bali (PKB) XLV tahun 2023 di Renon, Kota Denpasar, pada Minggu (18/6) sore.

Baca Juga: Exit Tol Solo-Jogja Bakal Ada 4, Satu di Manisrenggo Klaten  

Apabila proyek ini sukses di Bali, sistem pembayaran tol otomatis akan diterapkan di seluruh jaringan tol di Indonesia. “Rencananya, jika berhasil diimplementasikan di sini, sistem ini akan diterapkan di seluruh wilayah metropolitan,” tambahnya.

Terkait sumber pembiayaan sistem pembayaran tol otomatis, proyek ini tidak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), melainkan merupakan investasi dari negara Hungaria. “Ini tidak menggunakan APBN. Investasinya berasal dari Hungaria,” ungkapnya seperti yang dikutip dari CNNIndonesia.

Basuki juga menyebutkan bahwa pihaknya belum memiliki informasi detail mengenai teknologi sistem pembayaran tol otomatis ini. “Teknologinya menggunakan satelit. Saya belum mengetahui detailnya, tetapi yang penting, dengan menggunakan satelit, pembayaran bisa dilakukan tanpa sentuhan,” jelasnya.

Ia juga menjelaskan manfaat bagi masyarakat dengan adanya sistem pembayaran tol otomatis ini, yaitu tidak akan ada lagi antrean saat memasuki tol dan akan lebih efisien bagi Badan Usaha Jalan Tol (BUJT). “Dengan sistem ini, prosesnya lebih cepat, sehingga tidak ada lagi antrian. Bagi BUJT, ini akan lebih efisien, dan tidak akan ada kenaikan tarif. Tarif tetap sama, tetapi prosesnya lebih efisien,” ungkapnya. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*