
JoSS, PHNOM PENH – ASEAN Para Games 2023, yang berlangsung sejak 5 Juni lalu, telah resmi ditutup. Indonesia sebagai juara umum dengan perolehan medali 159 emas, 148 perak, dan 94 perunggu. Upacara penutupan digelar Morodok Techo National Stadium, Phnom Penh, Kamboja, pada Jumat (9/6/2023) malam WIB.
Acara penutupan tersebut diisi dengan berbagai pertunjukan menarik dan penuh semangat. Sebelumnya, para penonton yang telah hadir di stadion telah disuguhkan dengan hiburan dari para penampil.
Anak-anak kecil kemudian turun ke lapangan dan melakukan tarian sambil membawa hiasan berbentuk hati, yang disertai dengan penampilan vokal penyanyi lokal Kamboja. Seremoni tersebut diakhiri dengan pertunjukan kembang api yang memukau di luar stadion.
Acara penutupan juga melibatkan beberapa pidato dari tokoh-tokoh penting, termasuk Perdana Menteri Kamboja, Hun Sen, yang secara resmi menutup ASEAN Para Games 2023. Bendera ASEAN Para Sports Federation (APSF) kemudian diturunkan, sementara bendera negara Thailand dikibarkan sebagai tanda bahwa negara tersebut akan menjadi tuan rumah ASEAN Para Games 2026.
Selama ASEAN Para Games 2023, Indonesia berhasil mencatatkan prestasi yang gemilang. Meraih jumlah emas terbanyak, perolehan Indonesia sebesar 159 emas, 148 perak, dan 94 perunggu, menjadikannya sebagai juara umum untuk ketiga kalinya berturut-turut dalam pesta olahraga ASEAN Para Games 2023.
Baca Juga: Kontingen Indonesia di ASEAN Para Games 2023 Dapat Dukungan Penuh dari WNI di Kamboja
Menpora RI, Dito Ariotedjo, menyampaikan bahwa pencapaian dan pemecahan rekor yang diraih oleh atlet-atlet Indonesia dalam ASEAN Para Games 2023 akan menjadi modal penting untuk mengembangkan olahraga disabilitas di Indonesia kedepannya.
Dalam jumpa pers di Head Quarter Indonesia Morodok Techo National Stadium, Menpora Dito mengungkapkan kebanggaannya atas prestasi tersebut.
“Prestasi yang luar biasa ini menjadi tonggak sejarah. Kami meraih gelar juara umum yang luar biasa, dan tim kita berhasil memecahkan 15 rekor, yang terdiri dari 4 rekor di nomor angkat berat dan 11 rekor di nomor renang. Ini adalah kemajuan yang sangat membanggakan bagi perkembangan paralimpiade Indonesia,” kata Menpora Dito.
Menpora Dito juga menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kontingen Indonesia dalam meraih gelar juara umum di ASEAN Para Games ke-12 ini. Ia mengakui peran NPC Indonesia, CdM, serta pihak sponsor seperti Bayan Resources dalam mendukung prestasi dan pencapaian rekor ini.
Andi Herman, CdM Kontingen Indonesia, menambahkan bahwa semangat untuk meraih gelar juara umum ASEAN Para Games 2023 telah menjadi motivasi bagi para atlet Indonesia untuk mencetak prestasi dan menciptakan sejarah baru. Dengan kerja keras dan tekad yang kuat, mereka berhasil mempertahankan gelar juara umum dan mencapai prestasi yang menginspirasi. Hingga saat ini, Indonesia telah meraih 133 emas, 122 perak, dan 76 perunggu, dan masih memiliki peluang untuk menambah perolehan medali pada hari terakhir kompetisi.
Dengan berhasilnya ASEAN Para Games 2023, Indonesia telah menorehkan sejarah yang gemilang dan memberikan harapan bagi pengembangan olahraga disabilitas di negara ini. Semangat dan prestasi atlet-atlet Indonesia diharapkan akan terus memajukan olahraga paralimpiade ke tingkat yang lebih baik dan lebih maju di masa depan. (lna)

Leave a Reply