Pembangunan Wisata Religi Sekaligus Edukasi Ibadah Haji di Boyolali Ditarget Rampung September 2023

Wisata Religi Edukasi Ibadah Haji
Pemkab Boyolali Bangun Kawasan Wisata Religi, Sarana Belajar Ibadah Haji dan Umroh (boyolali.go.id)

JoSS, BOYOLALI – Pemerintah Kabupaten Boyolali kebut penyelesaian pembangunan kawasan wisata religi di bekas Pasar Hewan Singkil ditarget rampung pada September 2023. Kawasan wisata religi seluas 3 hektar ini nantinya juga akan digunakan untuk edukasi pelaksanaan ibadah haji atau manasik haji.

Bupati Boyolali M Said Hidayat mengatakan pembangunan kawasan wisata religi yang menjadi sarana edukasi ibadah haji dan umrah tersebut sudah berjalan sejak 2021 dan rencana berakhir pada September 2023 tersebut juga mencapai 35 persen.

“Kawasan wisata religi itu, dibangun beberapa bangunan yang menggambarkan rangkaian ibadah haji,” kata Bupati di Boyolali, Jawa Tengah, Jumat (19/5/2023), saat melakukan monitoring lokasi pembangunan kawasan wisata religi.

Bupati menyampaikan pembangunan berjalan lancar hingga dengan hitungan hari ini, kurang lebih sudah mencapai 35 persen. Dan diharapkan pada hitungan akhir bulan September semoga semua dapat terselesaikan.

Pembangunan sebagai edukasi ibadah haji dan umrah itu, dapat segera dimanfaatkan untuk anak-anak dan masyarakat Boyolali untuk bagaimana belajar baik beribadah haji maupun umrah di tempat ini” kata Bupati.

Sementara itu, Kepala Bidang Cipta Karya DPUPR Kabupaten Boyolali Yovi Hardianto menjelaskan bahwa kawasan wisata religi akan dilengkapi dengan miniatur Ka’bah, replika area Sai, replika Masjid Nabawi, padang Arafah, Jabal Rahmah, dan sebagainya.

“Lokasi ini, dibangun beberapa bangunan yang menggambarkan rangkaian pelaksanaan ibadah haji baik di Mekah maupun Madinah, sehingga nantinya dapat dimanfaatkan untuk kegiatan manasik haji,” katanya.

Dia mengatakan, pada 2021, mengawali pembangunan dengan mengalokasikan anggaran Rp925 juta untuk penataan lahan. Kemudian pada 2022, Pemkab Boyolali mengalokasikan anggaran Rp2,8 miliar untuk pembangunan replika area Sai.

“Pemkab Boyolali tahun ini, mengalokasikan kurang lebih Rp21 miliar, yang terdiri dari lima paket,” katanya.

Kelima paket tersebut antara lain, pembangunan gedung miniatur Kabah senilai Rp3,2 miliar, pembangunan gedung auditorium dan Masjid Nabawi senilai Rp3,6 miliar, pembangunan kios senilai Rp5,7 miliar, pembangunan fasilitas pendukung berupa area ticketing senilai Rp2,3 miliar dan Pembangunan Sarana Prasarana pendukung lainnya senilai Rp6 miliar. Seluruh pekerjaan akan selesai pada akhir September mendatang.  (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*