
JoSS, TEGAL – Pengelola jalan tol Pejagan-Pemalang melakukan sejumlah perbaikan jalan sebagai persiapan menyambut arus mudik Lebaran 2023. Diprediksi jumlah kendaraan yang melintas di jalan tol tersebut pada periode mudik tahun ini mencapai 1,2 juta unit kendaraan.
Kepala Cabang Pejagan Pemalang Tol Road (PPTR), Ian Dwinanto memprediksi terjadi lonjakan kendaraan sekitar 20 persen dibandingkan periode mudik tahun lalu. Prediksi puncak arus mudik pada H-2 dan H-1 dengan lalu lintas puncak mencapai 105 Ribu Kendaraan per hari.
“Lonjakan arus mudik di ruas PPTR diperkirakan naik 10 persen dibanding tahun lalu. Prediksi puncak mudik H-2 dan H-1 dengan lalu lintas puncak 105 ribu kendaraan tiap hari. Prakiraan puncak balik H+3 dengan lalin 100 ribu kendaraan per hari,” kata Kepala Cabang PPTR, Ian Dwinanto di Tegal, Selasa (21/3/2023), dilansir dari detik.jateng.com.
“Prediksi total kendaraan yang melintas selama operasi lebaran 2023 pada H-10 sampai dengan H+10 adalah 1,2 juta yang melintas,” imbuh dia.
Kini pihak PPTR sedang memperbaiki kerusakan badan jalan tol di sejumlah titik. “Beberapa lokasi sedang dilakukan penutupan lubang permanen. Kemudian penanganan longsoran pada dua titik,” terang Ian. Pekerjaan itu ditarget selesai pada minggu pertama Ramadan.
Ada pula penanganan longsoran dan rekonstruksi rigid pada KM 282 dan 288 jalur B rencana. Pekerjaan ini akan selesai pada H-15 lebaran.
Selama operasional lebaran, PPTR juga akan mengerahkan tim sapu lubang. Persiapan lain adalah penyediaan fasilitas pelayanan di rest area berupa bengkel resmi, pos pelayanan dan pengamanan, pos kesehatan, Mobile SPBU, dan penambahan toilet di beberapa lokasi rest area.
Ada pula pelayanan perambuan dan papan informasi baik di dalam dan sepanjang akses rest area untuk antisipasi lonjakan pengunjung terutama saat terjadi one way.
Diberitakan sebelumnya, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memprediksi sebanyak 123,8 juta orang bakal mudik lebaran pada tahun 2023. Jumlah ini disebut meningkat 14,2 persen dibandingkan dengan prediksi pergerakan masyarakat pada tahun lalu yang mencapai 85,5 juta orang.
Berdasarkan hasil survei Kemenhub, pergerakan masyarakat saat lebaran akan didominasi dari Pulau Jawa sebesar 62,5 persen atau 77,3 juta orang. Adapun lima daerah asal pemudik terbanyak, yakni Jawa Timur sebanyak 21,2 juta orang, Jawa Tengah sebanyak 18,7 orang, Jabodetabek sebanyak 18,3 juta orang, Jawa Barat 14,9 juta orang, dan Sumatera Utara sebanyak 4,4 juta orang.
Sementara itu, daerah tujuan perjalanan masyarakat tertinggi yaitu, pertama, Jawa Tengah sebanyak 32,75 juta orang. Lalu, Jawa Timur 24,6 juta orang, Jawa Barat 20,72 juta orang, Jabodetabek 8,07 juta orang, dan Yogyakarta 5,9 juta orang.
Adapun puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada Jumat, 21 April 2023, sedangkan arus balik diprediksi terjadi pada 25 hingga 26 April 2023. Pihaknya memprediksi saat puncak arus mudik itu akan terjadi pergerakan sebanyak 17,7 juta orang. (lna)

Leave a Reply