
JoSS, PURWOKERTO – Casey Petry Daisiu mahasiswa Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan (FIKes) program Profesi Ners angkatan 2021 yang berhasil menamatkan studinya dengan nilai akhir 3.83 (predikat dengan pujian).
Casey merupakan putra daerah yang lahir di Jayapura tanggal 13 Oktober 1998. Menempuh pendidikan di SD Inpres Abeale 2, kemudian melanjutkan ke SMPN 2 Jayapura, lalu menamatkan jenjang di SMAN 3 Jayapura. Pada tahun 2017 hijrah ke Jawa untuk melanjutkan studi S1 di jurusan keperawatan, dan lulus pada tahun 2021.
Tak berhenti sampai disitu, semangat belajar Casey yang tinggi membuatnya memutuskan untuk langsung melanjutkan pendidikan Profesi Ners dan menjadi salah satu lulusan terbaik Unsoed tahun 2023.
Ayahnya Alexander Edwin Daisiu dan ibunya Helga Elizabeth Torey bekerja sebagai pegawai negeri sipil di Jayapura. Casey adalah salah satu mahasiswa penerima program Beasiswa Afirmasi Papua, yang kemudian disarankan oleh SMA nya mendaftar ke Unsoed.
Kendala yang dihadapi oleh mahasiswa luar pulau seperti Casey adalah adaptasi bahasa, disamping itu dia mengaku sangat menikmati kehidupan kuliahya selama di Purwokerto. Casey juga dengan lancar mengikuti kegiatan pembelajaran di unsoed.
“Saya senang dan bangga mampu berjuang hingga sejauh ini. Saya juga bangga dengan motto Unsoed ‘Maju Terus Pantang Menyerah’, itu sangat memotivasi saya”. Jelasnya. Rasa cinta Casey terhadap tanah air juga besar, dia memiliki cita-cita yang sangat mulia yaitu menjadi perawat di pedalaman Papua dan ingin mengabdi disana.
Pada kesempatan ini Casey berpesan kepada para mahasiswa agar jangan pernah berhenti berusaha, karena pasti ada kesempatan.
“Untuk teman-teman dari Papua, terus belajar, terus beradaptasi. Untuk para adik tingkat yang ingin melanjutkan studinya, Unsoed merupakan perguruan tinggi yang harus dipilih karena di Purwokerto ini merupakan kota yang nyaman untuk belajar, biaya hidupnya murah, dan proses pembelajarannya juga tidak ribet,” ungkapnya.
Casey merupakan satu di antara 1.246 wisudawan Unsoed pada periode wisuda ke -148, Selasa (14/3). Wisuda yang bertajuk “Sidang Terbuka Senat Wisuda Doktor ke-19, Pascasarjana ke-80, Profesi ke-63, Sarjana Ke-148, Diploma Tiga ke-127 Universitas Jenderal Soedirman”, bertempat di Auditorium Graha Widyatama Prof. Rubijanto Misman Unsoed.
Wisudawan terdiri dari 5 Doktor, 109 Magister, 101 orang dengan sebutan professional, 979 sarjana, dan 58 Ahli Madya. Dari jumlah tersebut alhamdulillah 439 orang diantaranya dinyatakan lulus dengan pujian atau cumlaude.
Adapun wisudawan Fakultas Pertanian sejumlah 113 wisudawan, Fakultas Biologi 31 wisudawan, Fakultas Ekonomi & Bisnis sejumlah 191 wisudawan, Fakultas Peternakan 71 wisudawan, Fakultas Hukum 118 wisudawan, Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik 112 wisudawan.
Fakultas Kedokteran 127 wisudawan, Fakultas Teknik 66 wisudawan, Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan 215 wisudawan, Fakultas Ilmu Budaya 91 wisudawan, Fakultas Matematika & Ilmu Pengetahuan Alam 61 wisudawan, Fakultas Perikanan & Ilmu Kelautan 39 wisudawan, dan Program Pascasarjana (Ilmu Lingkungan, Agribisnis, dan Penyuluh Pertanian) 11 wisudawan.
Rektor Unsoed Prof.Dr.Ir Akhmad Sodiq M.Sc dalam sambutannya menyampaikan bahwa saat ini kita dihadapkan dengan tantangan yang semakin kompleks. Kemajemukan itu dapat terlihat dengan semaraknya digitalisasi pada berbagai sektor kehidupan, sekaligus disertai semakin dinamisnya lanskap sosial humaniora yang ada.
Situasi ini membutuhkan kepiawaian dalam menguasai teknologi, melainkan juga dituntut untuk semakin peka dan empati terhadap sekelilingnya.
“Dalam konteks tersebut, maka kita tidak bisa cukup dengan menjadi pribadi yang pandai, tapi juga harus pandai-pandai membaca, mencermati dan memahami situasi. Kita juga tidak boleh berpuas diri sebagai pribadi yang berkemampuan, namun juga harus dapat memampukan setiap potensi yang ada, dimanapun kita berada”, jelas Rektor.
Pada kesempatan tersebut Rektor menitipkan pesan yang kiranya dapat menggenapkan langkah dalam memasuki kehidupan di masyarakat, industri, dunia usaha maupun kerja yaitu jadilah manusia yang adaptif, jadilah insan yang produktif, dan jadilah manusia yang konstruktif. (lna)

Leave a Reply