Komisi A DPRD Jateng Minta KPU Batang Terus Jalin Komunikasi dengan Semua Pihak

Komisi A DPRD Jateng Minta KPU Batang Terus Jalin Komunikasi dengan Semua Pihak
Ketua Komisi A DPRD Provinsi Jawa Tengah Muhammad Saleh bersama jajaran KPU Batang dalam kegiatan kunjungan kerja, Kamis (2/3/2023). (dprd.jatengprov.go.id)

JoSS, BATANG – Ketua Komisi A DPRD Provinsi Jawa Tengah Mohammad Saleh meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Batang untuk terus menjalin komunikasi dengan semua pihak agar tahapan pemilu yakni Pilpres dan Pileg 2024 dapat berlangsung dengan baik.

Hal itu yang diungkapkan Seleh dalam kunjungan kerja di KPU Batang, Kamis (2/3/2023). Dia menyatakan, kunjungan tersebut untuk memastikan proses tahapan pemilu yaitu Pilpres dan Pileg 2024 dapat berlangsung dengan baik.

“Bagaimanapun komunikasi pemerintah provinsi dengan daerah harus terjalin dengan baik. Komisi A memastikan bahwa penyamaratakan penyelenggaraan pemilu berjalan dengan baik dan rata,” kata politikus Golkar itu dilansir dari dprd.jatengprov.go.id.

DPRD provinsi sudah menyimpan dana untuk pemilu, hal ini diperuntukkan untuk persiapan pemilu agar penambahan dana tetap aman. Fungsi DPRD untuk menjembatani kedua belah pihak antara bawaslu dan KPU apabila terjadi gesekan atau masalah.

“Kami berharap kondisi seperti itu dapat dijaga agar pemilu 2024 dapat juga berjalan dengan baik seperti yang lalu. Kami selalu melaksanakan tahapan tahapan sesuai regulasi dengan komunikasi yang baik antara KPU dan Bawaslu dan melaksanakan tupoksi masing-masing,” jelasnya

 Persiapan penyelenggaraan Pemilu 2024 di Batang secara keseluruhan sudah mulai tertata. KPU Batang menyatakan kesiapan itu di hadapan Komisi A DPRD Jateng, Kamis (2/3). Pelaksana Harian (Plh) Ketua KPU Batang Susanto Waluyo menjelaskan, perihal anggaran sudah tertata dengan baik. Dalam rancangan anggaran kebutuhan, KPU mengusulkan Rp 55,9 miliar. Namun setelah dilakukan pencermatan kembali, anggaran yang disetujui menjadi Rp 59,5 miliar.

“Anggaran itu untuk pemenuhan kebutuhan pemilu. Ada 1.698 TPS dengan jumlah pemilih 678.797 orang,” ucapnya.

Pihaknya sudah dapat mengalokasikan sesuai kebutuhan pemilu. Sekarang ini pula, lanjut dia, sudah membentuk PPK,PPS, dan pantarlih guna pengolahan data data. (lna) 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*