JoSS, BATANG – Dalam rangka menekan angka stunting di Kabupaten Batang, Penjabat (Pj) Bupati Batang Lani Dwi Rejeki meresmikan penimbangan balita serentak di Desa Sidomulyo, Kecamatan Limpung, Kabupaten Batang, Kamis (2/2/2023).
Kegiatan penimbangan serentak dilakukan seluruh posyandu yang ada di Desa Sidomulyo, Kecamatan Limpung untuk upaya menanggulangi kasus stunting dan juga untuk validasi data.
Pj Bupati Batang Lani Dwi Rejeki mengatakan, pelaksanaan penimbangan balita dilakukan secara serentak di seluruh Posyandu yang ada di Kabupaten Batang.
“Kegiatan ini dalam rangka salah satu langkah upaya menurunkan angka stunting. tolak ukur dengan melakukan metode pencatatan dan pelaporan gizi berbasis masyarakat melalui elektronik dari 57.982 jumlah balita dengan hasil mengalami penurunan setiap bulannya,” jelasnya, dilansir dari batangkab.go.id.
Dimulai pada akhir tahun 2021 angka stunting di Kabupaten Batang sebesar 14,7 persen dan pada akhir tahun 2022 mengalami penurunan angka stunting sebesar 11,3 persen. Dengan hasil ini sebetulnya forkopimda Batang sudah melakukan upaya-upaya penurunan angka stunting dengan bersinergi bersama.
“Penimbangan serentak ini juga sebagai validasi data yang tadi jumlah seluruh balita di Kabupaten Batang sudah ditimbang ada 47.684 kalau diprosentasikan menjadi 82,24 persen. Jadi kami masih mengejar yang 16 persen balita belum ditimbang dengan adanya kegiatan ini,” terangnya.
Ia juga mengucapkan terimakasih kepada Bhimasena Power Indonesia dan Pudam Sendang Kamulyan Batang telah memberikan tanggung jawab sosial atau Corporate Social Responsibility (CSR) untuk membantu menangani penurunan angka stunting.
Sehingga, lanjutnya penurunan angka stunting menjadi program bersama yang menjadi arahan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang ingin zero stunting di Indonesia.
“Semoga target kami pada tahun 2024 nanti angka stunting di Kabupaten Batang akan zero,” ujar dia. (lna)

Leave a Reply