
JoSS, SOLO – Masjid Raya Sheikh Zayed Solo dikabarkan akan dibuka untuk umum selama Ramadan 2023 yang dimulai pada hari ke-2 Ramadan, pihak pengelola akan menyiapkan 8.000 paket makanan. Tidak hanya untuk yang datang ke masjid, makanan juga akan dibagiakan untuk masyarakat di sekitar kompleks masjid.
Kasubag Perencanaan Masjid Raya Sheikh Zayed Zainur Ikhsan Effendi mengatakan bahwa agenda pertama Masjid Raya Sheikh Zayed Solo saat Ramadan yakni buka bersama dengan 8000 paket makanan. Pihaknya kini masih menunggu arahan dari Satlantas maupun dari Dinas Perhubungan Kota Solo untuk menyukseskan kegiatan tersebut.
“Kami siapkan 8.000 paket makanan untuk buka puasa bersama. Nanti yang dibagikan di masjid hanya 5.000 pack, dan yang 3.000 pack akan disebar ke lingkungan sekitar. Kami nanti mengikuti arahan dari Satlantas maupun dari Dinas Perhubungan [Dishub Kota Solo] untuk menyukseskan kegiatan tersebut,” kata Ikhsan seusai Rapat Koordinasi Proyek Viaduk Gilingan Dan Simpang Joglo, di kantor Dishub, Kamis (9/2/2023).
Lebih lanjut dia menambahkan sebelum itu, juga akan ada lomba-lomba pelajar, mulai dari lomba Qori, azan, dan kegiatan lainnya untuk menyemarakkan Ramadan. Ada pula kegiatan tadarus dan siraman rohani, dan sebagainya.
Pihak pengelola masjid saat ini, bersama Pemkot Solo, masih akan berkoordinasi terkait skenario penempatan transportasi serta akses menuju ke lokasi masjidnya. “Untuk rapat pertama rencana dengan Dishub dan stakeholders yang lain, untuk perencanaan di situ masih akan dirapatkan di sesi berikutnya,” jelas dia, dilansir dari solopos.com.
Masjid Raya Sheikh Zayed atau yang juga dikenal dengan nama Masjid Raya Solo sudah diresmikan sejak 14 November 2022. Meski demikian hingga saat ini, masjid yang berada di Gilingan, Solo tersebut belum juga dibuka untuk umum.
Jika kamu datang ke Masjid Raya Sheikh Zayed, maka kamu hanya diperbolehkan berada di bagian halamannya saja alias belum bisa masuk ke ruang-ruang yang ada di masjid tersebut.
Masyarakat mulai banyak yang menunggu-nunggu pembukaan, Masjid Raya Sheikh Zayed ini. Sebab bangunan tersebut sangat menarik perhatian wisatawan yang datang ke Solo. Masjid Raya Sheikh Zayed ini secara desain mirip dengan Sheikh Zayed Grand Mosque yang ada di Abu Dhabi.
Keduanya sama-sama mengusung warna putih yang elegan dengan bentuk pelataran masjid serupa dengan Masjid Badshahi di Kota Lahore, Pakistan, yang memiliki gaya Mughal. Perbedaan terletak pada karpet lantai yang bermotif batik khas Solo.
Selain itu, Masjid Raya Sheikh Zayed juga menggunakan motif batik Kawung pada bagian marmernya sehingga tetap memberi kesan Indonesia banget. (lna)

Leave a Reply