Jabat Ketua MDI Golkar Jateng, H Mawahib Fokus Optimalkan Fungsi Dakwah dan Fungsi Politik Hadapi Pemilu 2024

H Mawahib Afkar
H Mawahib Afkar terpilih secara aklamasi menjadi Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Majelis Dakwah Islamiyah (MDI) Golkar Jawa Tengah masa bakti 2023-2028, pemilihan dilakukan dalam Musyawarah Wilayah (Muswil) DPW MDI Golkar Jateng, yang dihelat di Kantor DPD I Golkar Jawa Tengah, Jalan Kiai Saleh No.1 Semarang, Jumat (17/2/2023). (foto: istimewa)

JoSS, SEMARANG – H Mawahib Afkar terpilih menjadi Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Majelis Dakwah Islamiyah ( MDI ) Golkar Jawa Tengah masa bakti 2023-2028.

Politikus Golkar asal Kudus ini terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Wilayah (Musywil) DPW MDI Golkar Jateng, yang dihelat di Kantor DPD I Golkar Jawa Tengah, Jalan Kiai Saleh No.1 Semarang, Jumat (17/2/2023).

Mawahib Afkar menyampaikan ucapan terima kasihnya atas kepercayaan yang diberikan oleh seluruh peserta sidang. Menurutnya, keikutsertaannya dalam MDI Golkar Jateng bukan dalam rangka mencari jabatan.

Namun demikian, Mawahib Afkar menegaskan, dalam tradisi santri jabatan tak etis dicari, tapi bila diamanahkan pantang untuk lari.

“Kami sebagai santri punya sebuah tradisi, jabatan tak etis dicari, tapi bila mendapat amanah tak etis untuk lari,” ucap Mawahib Afkar menyatakan kesediaannya mengemban amanah sebagai Ketua MDI Golkar Jateng.

Pria yang juga menjabat sebagai Anggota Komisi E DPRD Jateng itu menambahkan, ke depan ia mengusung dua fungsi penting MD dalam tubuh Golkar.

“Ada dua fungsi penting MDI yang akan kita jalankan ke depan, yakni pertama fungsi dakwah, dan yang kedua fungsi politik,” ucapnya, dilansir dari golkarpedia.com, Senin (20/2/2023).

Terlebih, sambung Mawahib, saat ini telah memasuki tahun-tahun politik, menjelang pelaksanaan Pemilu 2024. “Fungsi MDI sebagai lembaga dakwah dan fungsinya sebagai bagian dari partai politik harus berjalan seiring,” tegas politikus asal Mejobo, Kudus, itu.

Mawahib juga menambahkan ada dua sisi yang harus dimaksimalkan, yakni pertama dari sisi Agama akan memperkuat kapasitas para Ustadz dan Mubaligh sebagai pembina umat. Secara politis melaksanakan rekonsolidasi potensi MDI sebagai ormas bentukan Partai Golongan Karya.

“Tujuannya membesarkan Partai Golkar. Sisi lain yang tak kalah penting, adalah memaksimalkan peran MDI memperkuat spirit moral Golkar sebagai partai nasionalis religious,” tuturnya.

Untuk diketahui, Dalam sidang Muswil DPW MDI Jateng, yang dipimpin oleh Radianto Star, seluruh perwakilan MDI dari daerah tingkat II se-Jawa Tengah, sepakat mengusung politikus partai berlambang beringin dari Kudus itu sebagai Ketua MDI Jateng yang baru, menggantikan ketua sebelumnya KH Yusuf Hidayat.

Sementara, dalam sidang tersebut juga disepakati, Ketua MDI Jateng demisioner, KH Yusuf Hidayat, mendapatkan amanah sebagai Ketua Munadim MDI Jateng.

“Kita semua peserta sidang bersepakat untuk menunjuk saudara Mawahib sebagai Ketua MDI Jateng, namun kita semua perlu mendengarkan kesediaannya untuk mengemban amanah ini,” ucap Radianto Star, yang merupakan perwakilan dari DPP MDI.

Turut hadir dalam Musywil MDI Golkar Jateng, Wakil Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar, Sholahul ‘Aam Notobuwono; Ketua Umum DPP MDI Golkar, Choirul Anam; Sekjen DPP MDI Golkar, Gunawan Hidayat; anggota DPR RI cum Ketua DPD I Golkar Jateng, Panggah Susanto,dan perwakilan MDI DPD II Golkar se-Jateng. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*