Sempat Viral di Amerika, Ini Sejarah Lato-lato Yang Lagi Tren  

Viral Amerika Lato-lato
Mainan Lato-lato Viral di Amerika (Ilustrasi, Tangkapan Layar Tiktok @bakacasulit)

HAMPIR di setiap daerah di Tanah Air kini tengah demam mainan anak-anak bernama lato-lato, mainan ini sempat viral di Amerika. Bunyinya yang unik ini membuat penasaran bagaimana cara memainkannya dengan benar sehingga bunyinya dapat bertahan lama.

Bentuknya yang terdiri dari dua bola yang disatukan dengan tali, lato-lato juga memiliki sisi positif dan negatif. Permainan ini dinilai bisa meningkatkan konsentrasi anak dan membantu tumbuh kembang anak. Namun di sisi lain permainan ini juga dirasa bisa membahayakan anak jika tidak piawai memainkannya.

Permainan ini sebetulnya sempat viral di Amerika Serikat (AS) pada beberapa tahun lalu. Perbedaan berada di bahan bola yang dipakai. Apabila kini menggunakan plastik, dulu menggunakan material kaca yang pernah menimbulkan korban jiwa.

Sebelum mengetahui sejarah lato-lato, ketahui terlebih dulu penyebutan mainan ini di berbagai daerah. Diketahui, kata lato-lato merupakan sebutan permainan tradisional yang berasal dari bahasa Bugis. Sedangkan di Jawa, permainan ini lebih sering disebut sebagai etek-etek. Sedangkan di Jawa Barat dikenal dengan nama nok-nok.

Dikutip dari Bisnis.com pada Selasa (3/1/2023), awal mula muncul permainan ini yakni pada 1960-an, lalu mulai populer tahun 1970-an di AS. Viral di Amerika , lato-lato disebut dengan nama clankers.

Pada 1970-an, permainan ini sempat dilarang oleh penjabat sekolah AS. Menggunakan material kaca, permainan yang harus dibanting ini rawan pecah. Pecahan kacanya pun tak bisa diprediksi. Berterbangan ke mana-mana, pecahan ini pun kerap mengenai tubuh seseorang.

Selain di AS, lato-lato juga mirip dengan boleadoras atau bolas, senjata pilihan untuk gaucho koboi Argentina. Permainan koboi ini juga ternyata menelan korban, sehingga dilarang penggunaannya oleh pemerintah setempat. Kini di Indonesia sendiri, latto-latto menggunakan material plastik atau kayu sehingga aman dan ringan untuk dimainkan.

Setelah tahu sejarah lato-lato, ketahui pula bagaimana cara memainkannya. Lato-lato terdiri atas dua bola dengan satu tali. Cara memainkannya pun cukup mudah. Kamu hanya perlu mengangkat tali agar kedua bola bisa bertabrakan dan menghasilkan bunyi “tek tek tek”.

Saking viralnya, permainan ini sudah ada versi digitalnya untuk dimainkan secara online melalui ponsel pengguna. Latto-latto bisa diunduh gratis di Google Play Store. Diciptakan oleh Play Castle, Latto Latto digital ini telah diunduh lebih dari 100.000 kali.

Keunggulan lato-lato digital ini yakni pemain bisa mengganti bola mereka secara bebas. Skin bola bisa diubah warnanya dan bentuknya. Unik, bola lato-lato ini bisa diganti menjadi bola basket, bola voli, bahkan tabung gas melon. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*