JoSS, JAKARATA – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil telah resmi menjadi kader Partai Golkar. Hal itu ditandai dengan pemberian Kartu Tanda Anggota (KTA) oleh Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartanto kepada Ridwan Kamil di Kantor DPP Golkar, Jalan Anggrek Neli Murni, Slipi, Jakarta Barat, Rabu (18/1).

Airlangga juga menyematkan jas kuning berlambang Partai Golkar kepada Ridwan Kamil sebagai tanda resmi menjadi kader Partai Golkar. Acara ditutup dengan pertemuan tertutup para elite Partai Golkar.
Ridwan Kamil atau yang akrab disapa Kang Emil ini juga telah mengungkapkan peresmian dirinya berlabuh ke Partai Golkar melalui postingan akun Instagram pribadinya, @ridwankamil. Dalam unggahannya, ia menyampaikan bergabung dengan Partai Golkar untuk berjuang bagi pembangunan bangsa serta mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
Ridwan Kamil juga menuliskan keputusan merapat ke Partai Golkar tak terjadi secara tiba-tiba, melainkan melalui pertimbangan panjang. Ia mengaku telah berkonsultasi dengan keluarga dan banyak pihak lain. Seperti mendengar masukan sang ibunda, istri, ulama, kerabat, dan para sahabat. Mantan Walikota Bandung ini menegaskan bahwa keputusan diambil demi peningkatan kinerja, bukan sekadar ambisi politik semata.
Menurut Ridwan Kamil, ada tiga alasan yang buat ia memutuskan berlabuh ke Partai Golkar. Pertama, ia menilai Partai Golkar adalah partai poliik di Indonesia yang tidak bermain konflik identitas. Kedua, Partai Golkar punya sejarah institusi terhormat dan konsisten membangun karya progresif. Terakhir, hubungan antara dirinya dengan Airlangga terjalin baik.
Senada dengan itu, Airlangga mengatakan Golkar telah melakukan pendekatan dengan Ridwan Kamil dalam waktu yang lama. Ia pun optimis bisa meraup banyak suara di wilayah Jawa Barat dalam Pemilu 2024 mendatang. Ridwan Kamil mengungkapkan bahwa pengikutnya di media sosial menjadi modal utama. Ia yakin pengikutnya bakal tertarik dengan program kerja Partai Golkar.
Selain itu, Partai Golkar juga membuka peluang untuk mengusung Ridwan Kamil kembali sebagai calon Gubernur Jawa Barat atau DKI Jakarta. Ini disampaikan oleh Ketua DPD Golkar Jawa Barat, Ace Hasan Syadzily, Rabu (18/1).
Namun, mengenai kans menjadi calon presiden, Ace belum mau bicara banyak. Ia hanya menegaskan bahwa Golkar telah memutuskan mendukung Airlangga Hartanto sebagai calon presiden berdasarkan hasil musyawarah nasional.

Sebelum memutuskan bergabung menjadi kader partai berlambang pohon beringin itu, Ridwan Kamil sudah memulai tahapan dengan masuk ke dalam salah satu organisasi kemasyarakatan (Ormas) yang turut mendirikan Partai Golkar, yaitu Kosgoro 1957.
Bergabungnya Ridwan Kamil ke Partai Golkar, tentu saja terdapat banyak pihak turut andil. Termasuk peran besar Kosgoro 1957.
Menurut Ketua Umum Pimpinan Pusat Kolektif (PPK) Kosgoro 1957, Dave Akbarshah Fikarno Laksono, merapatnya Ridwan Kamil ke Kosgoro 1957 lalu akhirnya menjadi kader Partai Golkar berarti kemenangan Golkar di wilayah Jawa Barat. Hal ini diungkapkan dalam keterangan pers resminya pada Rabu (18/1).
Lalu, Dave Laksono juga membeberkan, masuknya Ridwan Kamil ke Partai Golkar tak lepas dari perjuangan Kosgoro 1957. Ia menyebut, Ridwan Kamil di Kosgoro 1957 dan Partai Golkar akan bersinergi berjuang merebut kemenangan Pemilu dan Pilpres.

“Targetnya, Golkar bisa menjadi juara satu di Pemilihan Legislatif buat mendapatakan suara dan kursi sebanyak-banyak, serta memenangkan Pak Airlangga Hartanto sebagai Presiden di Pilpres 2024,” ujar Anggota Komisi I DPR RI tersebut.
Dave berharap popularitas Ridwan Kamil bisa menggaet pemilih milenial di Jawa Barat maupun di seluruh Indonesia.(Ham)

Leave a Reply