Resmi Jabat Wakil Ketua Bappilu, Ridwan Kamil Siap Gaungkan Narasi Airlangga Capres Golkar

Ridwan Kamil
Ridwan Kamil

JoSS, JAKARTA – Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto resmi mengumumkan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (RK) sebagai kader berlambang pohon beringin itu. RK juga langsung diberikan mandat sebagai co-chair Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu).

Dia menambahkan dengan bergabungnya RK, Airlangga lantas mengklaim bahwa partainya merupakan parpol yang inklusif sebab siapa saja dapat bergabung. Ia memastikan Caleg Golkar akan diberikan kesempatan dalam meningkatkan kualitas diri sesuai mekanisme partai.

“Pertemuan sore hari ini menjadi istimewa karena secara resmi pak Ridwan Kamil masuk ke partai Golkar, ditandai dengan tadi sudah diberikan Kartu Tanda Anggota (KTA) dan sudah menggunakan jas kuning, dan kelihatan pak Ridwan Kamil semakin ganteng,” kata Airlangga ,di kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar di Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat, Rabu (18/1)..

Airlangga mengatakan RK telah melabuhkan diri ke partainya, sehingga dirinya akan memperkenalkan RK ke jajaran pengurus DPP Golkar dan masyarakat umum mulai hari ini. Dengan bergabungnya RK, Airlangga optimis dapat memenangkan suara di wilayah Jawa Barat.

“Insha Allah partai Golkar optimis karena sekarang di Jabar kita posisinya sudah jauh membaik, di Jatim sudah naik. Nah, tentu Banten sudah dikuasai oleh Golkar. Jadi dengan tambah pemain, Golkar optimis,” ujarnya,

Sebelum resmi menjadi kader, RK pada awal Desember lalu sudah lebih dulu masuk dalam sayap organisasi Golkar, Kosgoro 1957. Golkar pun menganggap RK sudah menjadi bagian partai mereka sejak saat itu.

Adapun meski telah dua kali menduduki posisi kepala daerah, RK sebelumnya tak pernah bergabung dengan partai politik. Pada 2013, ia terpilih sebagai Wali Kota Bandung usai diusung PKS dan Gerindra.

Lima tahun kemudian pada 2018, ia terpilih di Pilgub Jawa Barat bersama Uu Ruzhanul Ulum dengan diusung empat partai, masing-masing PPP, PKB, Hanura, dan NasDem.

RK sendiri mengaku memiliki tiga alasan mengapa akhirnya dirinya memutuskan untuk berlabuh ke Partai Golkar. Pertama, ia menilai Golkar merupakan partai politik (parpol) di Indonesia yang berada di posisi tengah dan menghindari konflik identitas.

“Kenapa Partai Golkar? yang pertama, partai Golkar itu sangat kuat sebagai simbol partai tengah, partai yang pancasilais, partai yang terbuka sehingga ini yang menjadi sebuah minat dari saya,” kata RK di kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar di Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat, Rabu (18/1).

Kedua, RK menilai Partai Golkar memiliki sejarah institusi yang sangat terhormat dan menurutnya konsisten membangun karya yang progresif. Ketiga, hubungan komunikasi dirinya dengan Airlangga terjalin baik selama ini, baik dalam diskusi aspek keekonomian maupun kenegaraan.

RK menilai politik tidak harus bersifat hitungan, melainkan terdapat hal-hal kemanusiaan yang salah satunya ditunjukkan Airlangga kepadanya.

“Dengan pertimbangan-pertimbangan tadi, ditambah sudah mendapatkan restu lahir batin dari keluarga. Saya masih punya ibu, Ibu Cinta [istri] juga merestui dan lain sebagainya, datanglah ke hari ini. Jadi saya per hari ini sudah berjaket kuning, sudah ber-KTA,” ujarnya.

Selanjutnya, RK juga mengklaim saat ini ia menuruti semua keputusan Golkar. Termasuk, menggaungkan narasi Airlangga sebagai capres yang diusung dari Partai Golkar, sebab dirinya diberikan mandat sebagai co-chair Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu).

“Saya fatsun terhadap keputusan organisasi maka ke mana-mana keputusan partai terkait Pak Airlangga sebagai capres pun itu akan saya narasikan ke mana-mana,” ujar RK. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*