JoSS, JAKARTA – Jelang Kongres Luar Biasa ( KLB ) Komite Pemilihan mengungkapkan lima calon ketua umum PSSI dinyatakan lolos verifikasi oleh Komite Pemilihan jelang Kongres Luar Biasa (KLB).
Ketua Komite Pemilihan PSSI Amir Burhanuddin menyatakan pihaknya telah melakukan verifikasi seluruh dokumen calon, serta para dukungan yang masuk mencalonkan orang-orang tersebut.
“Alhamdulillah Komite Pemilihan dapat melakukan tugasnya hingga sore ini bisa kami umumkan daftar calon sementara yang mana kami tuangkan dalam suatu surat keputusan, yang sudah diketahui semua,” ucap Amir.
“Dari nama-nama tersebut, Komite Pemilihan memutuskan, ada lima calon ketua umum yang kita putuskan telah memenuhi syarat,” katanya menambahkan.
Kelima bakal calon ketua umum PSSI yang sudah diketahui mengajukan diri atau mendapat pencalonan sebelumnya adalah La Nyalla Mahmud Mattalitti, Erick Thohir, Arief Putra Wicaksono, Doni Setiabudi, dan Fary Djemie Francis.
Dengan demikian seluruh nama yang telah masuk pada 19 Januari lalu berhak bersaing di Kongres Luar Biasa PSSI yang akan berlangsung pada 16 Februari.
Selain mengumumkan lima calon ketum PSSI yang lolos verifikasi, KP juga menyebut 16 calon waketum PSSI dan 53 calon anggota exco PSSI yang lolos verifikasi.
Selanjutnya KP akan menunggu banding dari para calon yang dinyatakan tidak lolos dan akan diperiksa lebih lanjut oleh Komite Banding Pemilihan (KBP).
Hasil dari pemeriksaan dari KBP tersebut akan diumumkan pada 6 Februari sebagai calon tetap.
Daftar Calon Ketua Umum PSSI Lolos Verifikasi:
1. La Nyalla Mahmud Mattalitti
2. Erick Thohir
3. Arief Putra Wicaksono
4. Doni Setiabudi
5. Fary Djemie Francis.
Sebelumnya, PSSI sukses menggelar Kongres Biasa 2023 yang berlangsung di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (15/1). Kongres tersebut dibuka oleh Menpora RI, Zainudin Amali dan diisi sejumlah agenda.
Agenda tersebut mulai dari laporan kegiatan tahun 2022, laporan keuangan PSSI tahun 2022, laporan hasil audit keuangan PSSI tahun 2021, rekomendasi program PSSI tahun 2023, penetapan operator liga sebagai badan usaha mandiri, penerimaan pemberhentian serta perubahan nama domisili anggota PSSI, dan pengesahan Komite Pemilihan (KP) dan Komite Banding Pemilihan (KBP).
Menurut Menpora, Iwan Bule, sapaan akrab Mochamad Iriawan berhasil mengatasi kesulitan yang dialami PSSI selama menjabat sebagai Ketum sejak 2019. Terutama saat pandemi COVID-19.
“Di tengah kesulitan yang luar biasa, Bapak Ketum Mochamad Iriawan masih mampu memimpin organisasi ini dan selamat sampai hari ini. Kami memberikan apresiasi pada Bapak Mochamad Iriawan atas pengabdiannya yang luar biasa bersama juga Wakil Ketua Umum (Waketum) dan jajaran Exco (Komite Eksekutif),” kata Amali.
Sementara, Ketum PSSI Mochamad Iriawan pada sambutannya mengusulkan setiap tanggal 1 Oktober seluruh kegiatan sepak bola nasional diliburkan.
Seperti diketahui, pada 1 Oktober 2022 terjadi tragedi Kanjuruhan, Kabupaten Malang yang merenggut banyak korban jiwa.
“Sebagai respons dan keseriusan kami dalam menyikapi Tragedi Kanjuruhan, kami dari PSSI ingin berikan usulan. Usulan untuk mengajak semua pihak agar setiap tanggal 1 oktober merupakan hari libur bagi semua kegiatan sepak bola Indonesia. Baik itu turnamen atau kompetisi,” kata Iriawan.
Iriawan mengatakan 135 korban Tragedi Kanjuruhan merupakan pahlawan sepak bola. Dia menilai pentingnya kehadiran penonton atau suporter di setiap pertandingan sepak bola.
Iwan Bule juga menyatakan tidak akan maju dalam Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI pada 16 Februari mendatang.
Iriawan menjelaskan alasannya untuk tidak lagi mengikuti kontestasi pemilihan Ketum PSSI periode mendatang. Salah satunya karena dia merasa pengabdiannya di PSSI sudah cukup.
Meski demikian, Iriawan bakal bertanggung jawab dalam mengawal proses KLB supaya berjalan baik. Iriawan pun berkomitmen menyelesaikan tugasnya dengan maksimal. (lna)

Leave a Reply