Jadi Destinasi Wisata Malam di Solo, 5.000 Lampion Dipasang Semarakkan Imlek

Destinasi Wisata Malam Solo
Ilustrasi, lampion source; mentatdgt

PERAYAAN Tahun Baru Imlek di Solo kali ini akan lebih meriah dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, saat pandemi Covid-19 masih melanda negeri ini. Pasalnya, akan ada 5.000 lampion yang dipasang di jalan-jalan protokol menjadi salah satu destinasi wisata malam Kota Solo.

Ribuan lampion itu dipasang di Jalan Urip Sumoharjo dan Jenderal Sudirman Plaza Balai Kota Surakarta, mulai 10 Januari hingga 5 Februari mendatang.

Ketua Panitia Imlek 2023, Sumartono Hadinoto mengatakan perayaan Imlek di Solo tahun ini akan lebih meriah dibanding tahun sebelumnya yang masih pandemi Covid-19.

“Perayaan Tahun Baru Imlek 2022, dirayakan sederhana karena masih pandemi dengan memasang 1.000 lampion, tahun ini meningkat ada 5.000 lampion yang menghiasi pusat Kota Surakarta,” kata Sumartono dalam konferensi pers di Kantor PMS Solo, Selasa (10/1/2023).

Sumartono menyampaikan perayaan Imlek tahun ini ditandai dengan pemasangan ribuan lampion berwarna merah dan kuning, ditambah 12 Shio, lampion Kelinci sebagai maskot, lampion Dewa Rejeki, barongsai, Jileyhud, lampion lilin, dan Gapura Imlek di kawasan Pasar Gede Solo.

“Lampion-lampion itu akan menghiasi Jalan Urip Sumoharjo atau kawasan Pasar Gede dan Jalan Jenderal Sudirman di kawasan Bundaran Gladag hingga Balai Kota Surakarta. Lampion itu akan menghiasi dan dinyalakan lampunya mulai Selasa hingga 5 Februari mendatang,” kata Sumartono, dilansir dari Antara.

Dia mengatakan tujuan perayaan Imlek 2023 tersebut, untuk menjadikan Kota Surakarta atau Solo sebagai destinasi wisata malam. Hal ini, tentunya juga sejalan dengan visi misi Pemerintah Kota Surakarta.

Pihaknya berharap visi misi panitia Imlek tetap terus terjaga, satu membranding Kota Solo sebagai kota wisata Imlek dan juga membranding kebhinekaan yang sekarang luar biasa, serta bisa berdampak pada masyarakat setempat.

Selain itu, Panitia Imlek 2023 juga menggelar bakti sosial donor darah di Kantor PMI Surakarta pada 14 Januari 2923 dengan target peserta 200 orang.

Perayaan Imlek di Solo, kata dia, juga akan dimeriahkan Grebeg Sudiro di kawasan Pasar Gede, yang menggambarkan akulturasi atau penggabungan budaya Jawa dengan Tionghoa yang menjadi satu dan baru. Kemudian, juga dimeriahkan pesta kembang api pada malam Tahun Baru Imlek di Plaza Balai Kota Surakarta pada 21 Januari 2023.

Perayaan Imlek, kata dia, juga dimeriahkan tiga perkumpulan seni barongsai yang ikut keliling kota untuk menghibur masyarakat Solo pada 4 Februari 2023. Ketiga perkumpulan seni barongsai tersebut dari Sasana Tripusaka, Sasana Macan Putih, dan Sasana Budi Dharma.

Perayaan Imlek akan ditutup dengan perayaan Cap Go Meh bersama Pemerintah Kota Surakarta, di Pendapa Gedhe Balai Kota Surakarta pada 5 Februari mendatang.

Sementara itu, masyarakat yang berkunjung di kawasan Pasar Gede dan Jalan Jenderal Sudirman Solo, sejak Senin (9/1/2023) malam sudah banyak untuk melihat hiasan lampion berwarna warni. Mereka bersama keluarga berswafoto di setiap spot lampion. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*