
JoSS, SEMARANG – Bus pariwisata pembawa warga RT5/ RW 2 Kelurahan Manyaran, Kota Semarang, Jawa Tengah, yang hendak berwisata ke Tawangmangu Karanganyar dan Telaga Sarangan mengalami kecelakaan terjun ke jurang sedalam 20 meter.
Akibatnya 7 orang tewas dan belasan luka-luka. Kabar duka tersebut dibenarkan oleh Pengurus RW 5 Kelurahan Manyaran, Agus Kusmanto. “Informasi yang disampaikan ke pihak keluarga ada enam orang yang meninggal, 15 orang terluka,” katanya.
Selain enam warga Manyaran itu, kata dia, pengemudi bus juga dilaporkan meninggal dunia. Menurut dia, terdapat sekitar 80 warga RT 5 yang ikut serta dalam wisata ke Tawangmangu dan Sarangan itu. “Berangkat pakai dua bus ukuran sedang tadi pagi. Rencana pulang sore ini, tidak menginap,” katanya.
Ia menuturkan terdapat sejumlah anak kecil yang turut dalam kegiatan tersebut, termasuk Ketua RW 5. Ia mengatakan anggota keluarga yang menjadi korban dalam kecelakaan tersebut telah dikoordinasikan oleh pihak Kelurahan Manyaran untuk proses penjemputan.

Sementara itu, warga RT 5/ RW 2 sendiri telah menyiapkan tenda di sepanjang Jalan Gedongsongo Raya, Manyaran, Semarang Barat untuk tempat persemayaman korban yang meninggal dalam kejadian itu.
Kapolres Magetan AKBP Muhammad Ridwan di Magetan, Jawa Timur, mengatakan tujuh orang dilaporkan tewas setelah bus yang mengangkut rombongan wisata itu terjun ke jurang sedalam 20 meter di Jalan Raya Sarangan, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Minggu (4/12/2022).
“Data sementara ada tujuh orang korban meninggal termasuk sopir. Mengenai penyebab pasti masih kami selidiki. Saat ini fokus evakuasi dan penanganan para korban dulu,” katanya.
Kapolres Magetan AKBP Muhammad Ridwan di Magetan, Jawa Timur, Minggu. Proses evakuasi korban tergolong sulit karena bangkai bus berada di jurang. Selain itu, kondisi sopir bus dalam keadaan terjepit sehingga petugas gabungan memerlukan waktu lebih dari dua jam untuk mengevakuasi.
Bus Semeru Putra Transindo bernomor polisi H-1470-AG itu mengangkut puluhan penumpang yang hendak menuju Telaga Sarangan, Magetan. Bus diduga mengalami kerusakan rem, sehingga sopir hilang kendali saat melalui jalur turunan curam dari arah Tawangmangu, Karanganyar, Jawa Tengah, menuju Magetan.
Bus kemudian menabrak besi pembatas jalan dan masuk ke jurang. Ketujuh korban tewas dan belasan korban luka-luka telah dievakuasi ke RSUD Sayidiman Magetan dan Puskesmas Plaosan. Kasus kecelakaan tersebut masih ditangani oleh Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Magetan untuk penanganan lebih lanjut. (lna)

Leave a Reply