Wakil Ketua DPRD Sukoharjo Giyarto Meninggal Dunia Karena Sakit

Giyarto Wakil Ketua DPRD Sukoharjo (dprd.sukoharjo.go.id)

JoSS, SUKOHARJO – Kabar duka datang dari keluarga besar Partai Golkar Sukoharjo. Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sukoharjo Giyarto, 55, meninggal dunia pada Senin (31/10/2022) sekitar pukul 13.30 WIB di RSUD Dr. Moewardi Solo.

Dalam sebuah informasi lelayu yang beredar, jenazah almarhum dikebumikan pada Selasa (1/11/2022) pukul 13.00 WIB.

“Jenazah akan dimakamkan di Astonoloyo Puthuk Ngepung. Jenazah diberangkatkan dari rumah duka di Dukuh Ngepung RT 002/RW 004, Karanganyar, Weru, Sukoharjo,” tulis dalam lelayu berbahasa Jawa, seperti dilansir dari Solopos.com.

Diketahui, Giyarto meninggal karena sakit di RSUD Dr. Moewardi Solo. Giyarto merupakan anggota Fraksi Partai Golkar dan sebelumnya pernah menjabat sebagai Ketua DPD Partai Golkar Sukoharjo selama dua periode. Politikus tersebut menjadi anggota DPRD Sukoharjo selama tiga periode.

“Apabila selama ini almarhum memiliki salah dari perbuatan maupun perkataan, atas nama keluarga besar mengucapkan permintaan maaf. Mohon doanya semoga amal dan ibadah almarhum diterima disisi-Nya,” tulis dalam lelayu itu.

Dalam lelayu tersebut juga tertulis duka mendalam bagi keluarga yang ditinggalkan yakni istri almarhum, Suwarti, anak pertama almarhum, Kusumastuti Indri Hapsari, anak kedua almarhum Wisanggeni Indra Aji Kusuma, serta cucu almarhum, Arsaka.

Berita ini cukup mengejutkan banyak pihak, mengingat pertengahan Oktober 2022 lalu, Giyarto masih sempat memeriahkan HUT Golkar.

Pada Minggu (16/10) lalu, di kediamannya di Dusun Ngepung, Desa Karanganyar, Kecamatan Weru. Giyarto tampak kurus dan sudah mengalami kesulitan untuk berjalan. Saat dikonfirmasi kenapa merayakan HUT Golkar di kediaman pribadi, tidak bergabung dengan DPD Golkar, Giyarto menyebut kondisinya tidak memungkinkan.

“Ya karena kondisi tidak memungkinkan, Kebetulan karena kondisi, saya tidak bisa (ikut kegiatan) di Bekonang, Mojolaban,” katanya dilansir dari Jawa Pos Radar Solo Minggu (16/10) lalu.

Putra kedua Giyarto, Wisangeni Indra Aji Kusuma, anak kedua Giyarto membenarkan kabar bahwa ayahnya meninggal dunia. Wisanggeni memohon maaf apabila selama ini Almarhum mempunyai kesalahan. Jenazah Almarhum Giyarto dimakamkan di pemakaman Astonoloyo Putuk Ngepung Selasa (1/11) pukul 13.00.

“Mohon doa nya semoga amal dan ibadah bapak saya diterima disisi-Nya. Mohon maaf juga mas apa bila selama ini dari bapak ada salah dari perbuatan maupun perkataan,” kata Wisanggeni. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*