
JoSS, SEMARANG – Ketua Komisi A DPRD Jawa Tengah Mohammad Saleh mengimbau kepada kepada generasi muda khususnya mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang untuk tidak alergi terhadap dunia politik.

Saleh menambahkan Indonesia memiliki potensi demografi yang luar biasa, dimana pada pemilu 2024 pemilih generasi muda baik dari sebagian Generasi X, generasi milenial dan generasi Z akan mendominasi.
Jika potensi ini tidak dikelola dengan baik, lanjutnya maka akan berpengaruh terhadap tingkat partisipasi pemilih pada pemilu yang akan datang.
“Untuk itu saya menghimbau kepada generasi muda khususnya mahasiswa Fisip Unwahas untuk aktif dalam politik,” katanya dalam Seminar Demokrasi dengan tema Peluang dan Tantangan Pemilu Serentak Tahun 2024, di Unwahas Semarang.
Dia juga mengajak kepada generasi milenial untuk berpartisipasi aktif dalam penyelenggaraan pesta demokrasi yang akan datang. “Minimal dalam pemilu nanti adik-adik mahasiswa menggunakan hak pilihnya, bisa juga menjadi petugas di TPS, di PPS, PPK maupun di pengawasan kelurahan, kecamatan maupun kabupaten,” jelas politikus Golkar ini.

Saleh juga mendorong mahasiswa untuk terlibat langsung atau menjadi peserta pemilu dengan mencalonkan diri sebagai wakil rakyat atau legislative baik untuk kabupaten/kota, provinsi maupun pusat.
“Syukur-syukur dari adik-adik mahasiswa ada yang mau maju sebagai calon anggota legislatif baik kabupaten/kota, provinsi maupun pusat agar bisa terlibat langsung dalam proses pemilu yang akan datang,” ujarnya.
Selain menjelaskan soal peranan pemuda dalam pemilu yang akan datang, Saleh juga menjelaskan sejumlah program kerja yang sudah dilaksanakan oleh komisi A DPRD Jateng dalam mendukung suksesnya pemilu 2022.
Di antaranya, mengusahakan Perda Dana Cadangan Pilgub 2024 dan mempersiapkan Dana pilgub 2024 secara cermat dan bertahap per tahun sejak 2021 sebesar Rp 300 miliar hingga 2023. “Selain membahas anggaran, komisi A juga sudah mengesahkan perda bantuan hukum bagi orang miskin, dan sekarang sedang membahas Raperda penyiaran,” katanya.
Hadir dalam seminar demokrasi yang dimoderatori oleh Ulfi beberapa pembicara lainnya, antara lain Drs Joko J Prihatmoko dosen Fisip Unwahas, Mohammad Rofiuddin Bawaslu Jateng dan pada sesi sebelumnya juga diisi pembicara dari Kesbangpol Jateng dan KPU Jateng. (lna)

Leave a Reply