FIFA dan AFC Segera Investigasi Tragedi Kanjuruhan, Jokowi: Usut Tuntas Secepatnya!

Gianni Infantino
Presiden FIFA Gianni Infantino (Foto: AFP/FRANCK FIFE)

JoSS, MALANG – Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) memastikan perwakilan FIFA dan AFC akan datang ke Indonesia menginvestigasi tragedi Kanjuruhan. Terkait sanksi dari FIFA, Jokowi mengatakan menyerahkan sepenuhnya kepada otoritas sepak bola internasional tersebut.

Komite Wasit PSSI Ahmad Riyadh menyatakan induk organisasi sepak bola di Indonesia sudah berkomunikasi dengan FIFA dan AFC.

“Nanti ada kunjungan dari FIFA. Dari AFC sudah komunikasi dengan kita bahwa FIFA mendukung bahwa yang paling penting bagi kita bahwa ini FIFA akan melihat bagaimana pemerintah menyikapi ini,” kata Riyadh di Malang, Rabu (5/10).

“Ada jadwalnya [kapan AFC dan FIFA datang]. Itu bagian LO [Liaison Officer] yang tahu kapan hadirnya. Pasti nanti akan diberi tahu,” imbuhnya dilansir dari CNNIndonesia.

Riyadh menjelaskan dalam komunikasi antara PSSI dan FIFA serta AFC sudah disinggung soal gas air mata yang disinyalir sebagai salah satu biang keladi tragedi di markas klub Arema FC.

Selain PSSI, komunikasi dengan FIFA juga dijalin Presiden Joko Widodo. Jokowi menyatakan sudah berbicara langsung dengan Presiden FIFA Gianni Infantino, Senin (3/10) malam.

Adapun terkait sanksi dari FIFA, Jokowi mengatakan menyerahkan sepenuhnya kepada otoritas sepak bola internasional tersebut. Jokowi juga memastikan kunjungan ke Stadion Kanjuruhan, Rabu (5/10).

Hingga Rabu (5/10) siang diketahui korban meninggal tragedi Kanjuruhan mencapai 131 orang.

Sementara Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) sudah melakukan rapat perdana dan menghasilkan beberapa kesimpulan termasuk soal rekomendasi pemberian sanksi bagi pihak yang melakukan pelanggaran.

TGIPF juga menyatakan pemberhentian sementara semua kompetisi PSSI, termasuk Liga 1, 2, dan 3 hingga Presiden menyatakan bisa dinormalisasi.

Jokowi meminta TGIPF untuk bekerja lebih cepat mengusut tragedi Stadion Kanjuruhan Malang yang telah menewaskan ratusan orang termasuk suporter Arema. “Kurang dari sebulan saya minta, secepatnya, karena ini barang kelihatan semua,” ujar Jokowi saat menengok sejumlah pasien di RS Saiful Anwar (RSAA) Malang, Jawa Timur, Rabu (5/10).

Sebelumnya, Jokowi diketahui telah meminta Mahfud MD selaku Ketua TGPIPF untuk bekerja satu bulan hingga kasus tersebut terang-benderang. Mahfud kemudian menyanggupinya. “Yang bersalah diberikan sanksi kalo ada unsur pidana, maka dipidanakan,” ujar Jokowi menegaskan.

Jokowi menjenguk para korban luka didampingi Menko PMK Muhadjir Effendy, Menko Polhukam Mahfud MD, Menpora Zainudin Amali, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Sejauh ini Polri telah memeriksa sebanyak 29 orang saksi terkait tragedi di Stadion Kanjuruhan. Dari 29 orang tersebut, 23 orang di antaranya anggota Polri dan enam orang lainnya merupakan saksi-saksi di lokasi kejadian.

Selain itu, Tim Labfor Polri juga mendalami enam titik lokasi CCTV yang tersebar di pintu 3, 9, 10, 11, 12 dan 13. Dalam konferensi pers di Malang kemarin, Dedi menjelaskan enam titik itu didalami karena paling banyak ditemukan korban. (lna)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*